Terbaik terbaik

Paling Lambat Awal Mei 2020, Majene Akan Bayarkan BLT dan Bansos Daerah


Kepala BKAD Majene Kasman Kabil 

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Kabar gembira bagi masyarakat yang terdampak ekonomi pandemi wabah covid-19. Rencananya, Pemerintah kabupaten Majene melalui kantor Badan Keuangan  dan Aset Daerah (BKAD) akan mengupayakan pencairan BLT Desa dan Bansos daerah.

Kepala BKAD Majene Kasman Kabil  yang dihubungi via telepon, Selasa (28/4/2020) mengatakan, pencairan bantuan bagi masyarakat yang terdampak ekonomi covid19 ini akan diupayakan cair sebelum masuk Mei atau paling lambat awal bulan Mei 2020. “Kita ini berkomitmen supaya bersamaan semua pencairannya, kalau ada yang duluan nanti ribut lagi masyarakat. Dari pusat juga ini belum menetapkan kapan penyalurannya. Yang pasti kita upayakan mudah mudahan sebelum masuk Mei atau paling lambat awal Mei,” tandas Kasman.

Baca juga  Sabtu Mendatang, PPP Disinfektan Titik Rawan Delapan Kecamatan di Majene

Berdasarkan data yang ada, terdapat 47.000 lebih kepala keluarga (KK) yang dinilai layak memperoleh berbagai bantuan yang ada saat ini, diantaranya bantuan PKH, Rastra, pra kerja (BLT Pusat), BLT Dana desa dan Bantuan sosial daerah.

Sekarang, lanjut kasman, proses penyusun data di Dinas Sosial Majene. “ Seluruh desa direkap. Dari semua desa yang ada di Majene, setelah direkap, ada sekitar 7.800 KK yang bisa dibantu melalui anggaran Desa,”tambah Kasman.

Baca juga  Daenk Jamal Bertemu Bupati Polman, Bahas Kesiapan Kedatangan Mentan SYL di Polman

Sehingga, dari 47.000 KK, ditambah kepala keluarga yang dibantu PKH dan Rastra,  tersisa 10.400 KK yang akan dibantu melalui dana APBD bantuan sosial “Itu persiapan angka maksimal, jangan sampai posisinya seperti itu. Kita tidak mau tembak ke bawah.,” lanjut Kasman.

Data tersebut diambil dari total kepala keluarga di Majene, kemudian dikeluarkan keluarga yang  berpenghasilan seperti ASN, TNI, Polri, pegawai BUMD, BUMN, dan yang sudah mampu, juga  dikeluarkan yang sudah ditanggung pusat seperti PKH, BLT Pusat.  “Ada penambahan alokasi dari pusat sekitar 4.000 KK. Tersisa 10.000 KK lebih yang akan ditanggung daerah melalui APBD,” tambah Kasman.

Baca juga  Wow, Hari Ini Majene Tercatat Nol Kasus Covid-19

Saat ini, masih ada tersisa 11 desa yang belum melakukan pencairan. “APBD sudah siap anggaran, di desa juga sudah siap, sisa 11 desa yang belum masuk. Dari 11 itu sudah ada yang diproses, sisa enam lagi belum masuk persyaratannya,” tutup Kasman. (Satriawan)