Terbaik terbaik

Napirman Gelar Reses dan Temu Konstituen Serap Aspirasi Masyarakat


Ketua Komisi I DPRD Majene dihadapan lebih dari 200 masyarakat di lima desa.

SULBAR99.COM-MAJENE, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Majene Napirman, melaksanakan reses dan temu konstituen untuk menyerap aspirasi masyarakat, Jumat (13/12/2019) di desa Tallubanua Sendana.

Mantan aktivis HMI itu mengungkapkan, reses yang dilaksanakan itu dihadiri lebih dari 200 masyarakat dari lima desa. “Reses dan temu konstituen kami jadikan satu titik di Desa Tallubanua,” ungkap Napirman.

Kelima desa tersebut, tambah Napirman yaitu desa Tallubanua, Desa Limboro Rambu Rambu, Desa Tammeroddo, Desa Tallambalao dan desa Tallubanua Utara.

Baca juga  Cara Hasnah Syam Serap Aspirasi Warga di Masa Reses DPR RI

Pada saat reses, Napirman menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah kepada masyarakat yaitu peningkatan sumber daya alam dan penguatan sumber daya Manusia, sesuai tema nasional Indonesia maju.

“Saya sampaikan kepada masyarakat, saatnya menyampaikan usulan yang prioritas yang berhubungan dengan peningkatan hasil produksi, misalnya hasil produksi pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan,” ujar Napirman.

Selain itu, anggota dewan yang masih muda ini merasa senang dan bangga dengan antusias masyarakat. “Alhamdulillah usulan masyarakat itu merupakan kebutuhan mendasar pertanian. Bagaimana supaya mereka difasilitasi. Masyarakat juga mengusulkan bantuan penanggulangan hama Babi, racun rumput, bantuan pupuk, bibit tanaman, Katinting dan alat penangkap ikan lainnya serta peningkatan kreatifitas pemuda dan olahraga.

Baca juga  Serap Aspirasi, Dalif Undang Semua Kepala Lingkungan di Banggae dan Banggae Timur
Masyarakat antusias mengikuti jalannya reses.

Selain petani yang hadir dalam reses, terdapat pula pengrajin yang memerlukan bantuan modal usaha. “Semua usulan akan ditampung untuk APBD 2021,” tandas Napirman.

Baca juga  Ambo Intang Resmi Gantikan Yusri Nur di DPRD Sulbar

Usulan tersebut akan dilaporkan kepada Bappeda untuk ditindaklanjuti OPD yang terkait. “Saya tidak menjamin semua yang diusul akan terakomodir. Kalau mendesak dan prioritas, kewajiban kami untuk memperjuangkan agar terakomodir di APBD 2021,” Tambahnya.

Usulan tersebut, lanjut Napirman akan dipilah, mana yang sifatnya kewenangan pusat, provinsi, Kabupaten maupun desa.

Setelah reses pertama ini, anggota DPRD masih menyisakan tiga kali reses berikutnya kemudian pengusulan APBD 2021. (Satriawan)