Mobil Damkar Majene Seruduk Teras Rumah Warga di Buttu Samang


Sebuah mobil Damkar seruduk teras rumah warga. (Foto : fb Poling)

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Sebuah mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Majene menyeruduk teras rumah salah seorang warga di Dusun Subi Buttu Samang Kelurahan Tande Timur Kabupaten Majene, Sabtu (27/3/2021) pada sore hari.

Salah seorang netizen, atas nama poling, mengunggah di facebook terkait peristiwa itu. “Naas, mobil pengangkut air ini perlu bantuan alat berat guna membantu untuk bisa pindah dari tempat serudukx lego -lego rumah milik ahil di su,bi buttu samang Tande timur,” tulisnya.

Baca juga  Sejumlah Pelajar dan Mahasiswa Datangi Kantor Bupati Majene, Ini Tuntutannya

Dalam gambar yang diunggah tersebut, nampak sebuah mobil damkar milik pemkab Majene terperosok di samping jalan dan menyeruduk teras warga. Akibat kejadian itu, rumah warga mengalami kerusakan di bagian depan rumah.

Sejumlah warga berupaya membantu mendorong dan menarik mobil tersebut untuk dievakuasi ke badan jalan, namun tidak berhasil.

Warga berupaya mengevakuasi mobil damkar. (Foto fb Poling)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil damkar naas tersebut bermaksud membawakan air di salah satu rumah yang akan melangsungkan pernikahan tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca juga  Lagi, Seorang Anggota TNI Tewas Ditembak KKB di Papua

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Majene, Ilhamsyah yang dikonfirmasi terkait peristiwa itu membenarkan. “Belum ada laporan secara (resmi), sementara (mobilnya) masih di dalam (di lokasi). Dievakuasi dengan alat berat, “ungkapnya.

Mantan Kabag Pemerintahan Setda Majene itu menjelaskan, Damkar itu membawa air, karena ada masyarakat yang membutuhkan. “Saya belum dapat laporan, apakah airnya sudah diturunkan, atau pendakian, atau mobilnya tidak mampu menanjak dan akhirnya mundur,” tambahnya.

Baca juga  Masa Tanggap Darurat Bencana di Sulbar Diperpanjang Hingga 4 Februari 2021

Ilhamsyah menjelaskan kalau ada masyarakat kekurangan air dan membutuhkan, seperti daerah Tande agak sulit air, sehingga dibantu. “Tidak diperjualbelikan, kalau misalnya ada yang kekeringan dan ada warga yang membutuhkan,” ujarnya seraya menyebut karena mobil tua, mungkin tidak mampu menanjak.

Hingga berita ini diturunkan, mobil naas damkar tersebut telah berhasil dievakuasi dengan bantuan alat berat. (Firdauz)