MK Tolak Gugatan Caleg Dapil Sulbar


SULBAR99.COM-MAJENE-Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) Legislatif 2019 dari sejumlah partai politik dari
daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Barat. Majelis Hakim MK menilai sebagian besar permohonan pemohon tak beralasan.

Berdasarkan informasi, dalam sidang putusan MK tersebut, tidak semua
perkara dipertimbangkan sampai ke pokok permohonannya. Sejumlah perkara
dinyatakan tak dapat diterima dan pokok permohonannya tidak dipertimbangkan lebih lanjut.

Baca juga  Sekretaris Nasdem Sulbar Tanggapi Bergabungnya Mantan Ketua Nasdem Kalukku ke Demokrat

Seperti gugatan yang diajukan dari PDIP di Sulbar yang teregistrasi dengan  nomor perkara 82-03-28/PHPU.DPR DPRD/XVII/2019. Selain itu, MK mementahkan gugatan nomor 177-04-28/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 yang
diajukan Partai Golkar dapil I Majene, Hasbinah Arief Saleh terkait hasil penetapan suara rekan sesama caleg dari Golkar, Sadli.

Baca juga  Pilkada di Tengah Pandemi, 12 Unit Ambulance Dipinjamkan ke KPU Majene Amankan Pilkada

“Menolak permohonan pemohon seluruhnya,” kata Ketua MK Anwar Usman
saat membacakan putusan untuk gugatan yang diajukan PDI Perjuangan di Gedung MK, Jakarta, Selasa, 6 Agustus 2019.

Baca juga  Fahmi Massiara Masih Mendalami siapa yang Mendampingi pada Pilkada 2020.

Sementara Ketua KPU Majene Muh. Arsalin Aras saat dikonfirmasi terkait hasil putusan MK menyatakan, dirinya belum menerima salinan putusan dari Mahkamah Konstitusi,”Iya hari ini sudah ada putusan  dari MK tentang perselisihan PHPU legislatif Majene, namun saya belum menerima salinan putusannya,”singkat Arsalin.(Ali)


POLITIK