Miris, Penjual Bakso di Kandemeng Dikeroyok, Betis Bengkak Dipukuli Balok Kayu


Korban Alfiansyah saat melaporkan kasusnya ke polsek Tinambung

SULBAR99NEWS.COM-POLMAN, Nasib kurang baik dialami oleh Muhammad Alfiansah (24), penjual bakso. Dia mengaku menjadi korban pengeroyokan di desa kandemeng kecamatan Tinambung kabupaten Polman, Kamis (05/08/2021)

Muhammad Alfiansah melaporkan ke Polsek Tinambung atas pengeroyokan dirinya di desa Kandemeng. Dia diterima langsung kapolsek tinambung Iptu Rustam Abdul Gani, SH.

Akibat penganiayaan itu, korban Alfiansyah mengalami luka lebam bagian wajah dan kepalanya, betis sebelah kanan bengkak diakibatkan kayu balok, yang diduga akibat pukulan berkali-kali yang dilakukan oleh sekitar enam orang. Tiga pelaku dikenal oleh korban dan tiga orang lainnya tidak dikenalinya.

Menurut Alfiansyah, Kejadian pengeroyokan itu bermula, Kamis (05/08/2021) sekira pukul 06.00 WIB, sepulang menjual bakso, dia singgah di kediamannya bertemu istrinya Nurma Sagita menceritakan bahwa anaknya hasil dari suami pertama yang sudah almarhum akan diambil paman, mantan suaminya, sehingga Alfiansah merasa keberatan.

Baca juga  Pelaku Penipuan Ini Mengaku Miliki Kesaktian, Namun Keok di Tangan Polisi Parepare

Dirinya langsung mendatangi rumah pelaku seorang diri yang akan mengadakan acara resepsi pernikahan besok, Jumat 06/08/2021. Alfiansyah datang dengan tujuan mempertanyakan tentang anak tirinya yang berumur lima tahun, yang akan diambil paman mantan suami istrinya yang sudah almarhum.

Setiba di sana, lanjut Alfiansyah, dirinya langsung dikeroyok berinisial PR dan calon pengantin laki laki beserta teman temannya, tanpa memberikan korban kesempatan melakukan pembelaan diri. Akibatnya korban terjatuh ke selokan.

Baca juga  Kapolres Majene Rilis Kasus Pembunuhan dan Pencurian

Menurut istri Alfiansyah, enam pelaku pengeroyokan tersebut diduga baru saja melakukan pesta miras jenis ballo/ tuak atau arak karena bau mulutnya sangat bau ballo.

“Setelah saya dipukuli paman dan mempelai laki laki bernama Udin yang akan melakukan resepsi besok bersama dua orang tidak saya kenal, yang juga ikut memukuli saya di bagian wajah dan kepala. Dada saya juga dipukuli sampai terasa sesak. Saat saya jatuh karena kaki saya dipukul memakai balok-balok ,” ungkap korban.

Alfiansah berharap, agar pelaku ditindaki dan dipenjarakan, agar ada efek jera sehingga tidak lagi mengganggu keluarganya.

Baca juga  Polsek Sarudu Tangkap Pelaku Curanmor di Desa Sarudu

Kapolsek Tinambung Rustam Abdul Gani SH memberikan pemahaman ke korban dan keluarganya yang mendampinginya saat melakukan pelaporan dirinya. Polsek menerima laporan Muhammad Alfiansyah. “Kalau kasus mau lanjut ke Pangadilan, cuma kami berhak menerima laporan dikirim ke polres kalau mau lanjut, kecuali mau dimediasi, kami bisa. Kalau bapak mau lanjut, kami bisa kirim laporannya ke polres. Kami bikin laporannya, tapi saat kami sudah tangani tidak usah ada lagi gerakan-gerakan tambahan karena sudah ditangani polisi,” ujar Kapolsek. (Syarifuddin Andi)


KRIMINAL