Meski Telah Ditetapkan Sebagai Paslon, Penggantian Cabup Cawabup Masih Dimungkinkan


Ketua KPU Majene, Arsalin Aras, SH

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Majene pada pilkada serentak desember mendatang semakin dekat. Saat ini tahapan yang dilalui bakal calon bupati dan wabup yaitu pemeriksaan swab sebagai syarat pada pemeriksaan kesehatan 4 hingga 11 September 2020 mendatang.

Ketua KPU Majene, Arsalin Aras, yang dihubungi via telepon, Jumat (28/8/2020) mengatakan, jika salah satu Pasangan Bakal calon tidak dapat melakukan Pendaftaran pada 4 sampai dengan 6 September 2020 mendatang, harus dibuktikan dengan surat keterangan instansi yang berwenang. “Khusus terkait penggantian salah satu paslon setelah tanggal 23 September 2020 (setelah ditetapkan), itu masih dimungkinkan dengan syarat calon Meninggal Dunia atau Calon Berhalangan Tetap berdasarkan Surat Keterangan dari Instansi yang berwenang,” ujarnya.

Baca juga  Polres Pasangkayu Terjunkan 75 Personil Amankan Pendaftaran Bapaslon

Berdasarkan PKPU No. 1 tahun 2020 pada pasal 78 disebutkan, pada ayat 1, penggantian bakal calon atau calon dapat dilakukan oleh partai politik, gabungan parpol atau calon perseorangan dalam hal dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan, berhalangan tetap atau dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Baca juga  KPU Majene Resmi Luncurkan Maskot Pilkada 2020

Pada ayat 2, berhalangan tetap sebagaimana ayat 1 yaitu meninggal dunia dan tidak mampu melaksanakan tugas secara permanen.

Pada ayat 3 disebutkan, berhalangan tetap karena meninggal harus dibuktikan dengan surat keterangan dari lurah/desa setempat atau camat setempat.

Sementara berhalangan tetap secara permanen dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari RS pemerintah.

Baca juga  Politisi Perempuan Hj. Nurnazila Kalammor Siap Maju pada Pilkada Polman 2024

Sedangkan pasal 79 disebutkan pada ayat 1, penggantian bakal calon atau bakal pasangan calon pada pasal 78 dapat dilakukan pada tahap verifikasi persyaratan calon sampai dengan sebelum penetapan pasangan calon.

Pada ayat 2 disebutkan, penggantian bakal calon atau calon sebagaimana dimaksud pasal 78 ayat 1 dapat dilakukan sejak pendaftaran sampai sebelum penetapan pasangan calon, sejak penetapan pasangan calon sampai 30 hari sebelum pencoblosan. (Satriawan)


PILKADA