Meski Tanggap Darurat Gempa, 9 Tahanan Narkoba Polda Sulbar Dilimpahkan ke Kejaksaan


SULBAR99NEWS.COM-MAMUJU – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama 2 pekan setelah berakhir pada tanggal 28 Januari 2021 besok.

Meskipun masih dalam situasi tanggap darurat, Direktorat Narkoba Polda Sulbar tetap melanjutkan proses penyidikan para pelaku tindak pidana Narkotika.

Baca juga  Guru Mesin Otomotif dan Guru Bahasa Inggris Bercumbu di Tempat Parkir, Videonya Beredar Luas

Terhitung 12 hari pasca gempa di Mamuju dan Majene tepatnya Selasa (26/01/21), Dit Narkoba kembali menlimpahkan berkas perkara 9 orang tahanan kepada Kejaksaan Negeri Mamuju.

Sembilan orang tersebut masing-masing berinisial “MR” (22) , “NGS” (35), “ZP” (33), “KA” (47), “JU” (41), “NY” (33), “MU” (50) dan “AB” (60).

Baca juga  Residivis dan DPO Kasus Pencurian di Pasangkayu Kembali Berulah

Saat ditemui, Direktur Reserse Narkoba Polda Sulbar Kombes Pol Alpen mengatakan meskipun sempat terhenti beberapa hari akibat bencana gempa, pihaknya kembali melanjutkan proses penyidikan hingga pelimpahan berkas perkara ke kejaksaan.

“Sempat terhambat akibat gempa kemarin karena anggota fokus untuk penanggulangan bencana, setelah itu kami kembali melanjutkan proses hukum para tersangka,” tutur Dir Narkoba Polda Sulbar.

Baca juga  DPO Terduga Pencuri Sapi di Majene Berhasil Diringkus Polisi

Bukan hanya melimpahkan berkas perkara, lanjut Kombes Alpen, Sabtu (23/01/21) kemarin pihaknya berhasil meringkus 3 orang yang memanfaatkan situasi saat ini dengan melakukan pesta Narkoba. (Satriawan)