Menunggu Surat Kontrak dari Pertamina, SPDN PPI Majene Belum Beroperasi


Bangunan Stasiun Paket Disel Nelayan (SPDN) di pelabuhan Pusat Pendaratan Ikan (PPI) di Pelabuhan Majene, Hingga Kini Belum Beroperasi

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Bangunan Stasiun Paket Disel Nelayan (SPDN) di pelabuhan Pusat Pendaratan Ikan (PPI) di Pelabuhan Majene yang telah selesai dibangun  hingga kini masih belum beroperasi. Padahal, kehadiran SPDN milik Pemkab Majene ini sangat dinantikan masyarakat.

Direktur Perusda Majene, Budi Sulistyo mengatakan, kesiapan untuk melaksanakan operasional hanya menunggu surat kontrak dengan pihak pertamina. Namun,  pihaknya optimis dalam pada September 2020 sudah beroperasi.

Baca juga  Kedepankan Sisi Humanis, Polres Parepare Bagi-bagi Sembako

“Kemarin kami terima surat dari pihak pertamina terkait perjanjian kontraknnya, dalam surat yang dikirim pertamina pada kami bahwa penerbitan surat kontrak persyaratannya tinggal menunggu sertifikat lokasi dari pertanahan, jadi kalau sertikatnya sudah terbit kami langsung kirim, kalau persyaratan laninya sudah terpenuhi,” jelas Budi, Kamis (13/8/2020).

Menurut Budi, untuk melakukan operasional tentunya,  harus ada beberapa ijin yang dilewati seperti tera  dan surat ijin usaha itu dari Dinas PTSP Majene, selanjutnya apabila ada ijin ini,  maka pertamina dapat menyuplai bahan bakar untuk dijual ke nelayan.

Baca juga  TP-PKK Majene Bakal Mewakili Sulbar Ikuti Lomba Tingkat Nasional

“Setelah persyaratannya lengkap, maka pihak pertamina membuat surat kontrak dengan pihak kami. BBM yang akan dijual jenis solar dan pertalite, artinya non subsidi maupun subsini, kalau pertalite bisa untuk umum, kalau solar diperuntukkan bagi nelayan, kecuali masih ada sisa bisa juga dijual untuk umum

Baca juga  250 jamaah Thariqat Naqsyabandiyah Hadiri Haul Akbar Prof. Dr. K.H. A. Rahman Qadir

Budi menambahkan, kapasitas tangki pendam masing-masing dapat menampung 8 ribu liter dari dua  unit tangki pendam tersebut,  nantinya akan dijual beberapa jenis bahan bakar,  baik non subsidi ataupun subsidi.

“Harapan kita penjualan bahan bakar jenis solar ini nantinya sampai ke pelosok pesisir, agar para nelayan di Majene sudah tidak merasa kesulitan bahan bakar lagi,”pungkasnya. (Alimukhtar)


DAERAH