Dibaca : 37 kali.

Majene Gandeng Kemendagri Gelar Bimtek Penyusunan dan Evaluasi LPPD 2019


SULBAR99.COM-MAKSSSAR, Kabupaten Majene bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri RI menggelar Bimbingan teknis penyusunan dan evaluasi Laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD), Jum’at, 24 Januari 2020 hingga 26 Januari 2020 di Hotel Aerotel Smile Makassar.

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Majene, Sekda Majene, Narasumber dari Dirjen Kemendagri, Para Staf Ahli dan Asisten, Para Pimpinan OPD, Para Camat, Para Kabag Setda dan DPRD serta Seluruh Peserta Bimtek.

Asisten I Setda Majene, selaku ketua panitia mengatakan, tujuan pelaksanaan. Bimtek LPPD ini memberikan pemahaman kepada peserta tentang metode dan teknik penyusunan LPPD serta dapat mengolah, merumuskan dan menyusun data / bahan LPPD pada setiap OPD sesuai indikator kinerja kunci (IKK) yg telah ditentukan.

“Sasaran yang hendak dicapai adalah peserta diharapkan mampu memahami tata cara penyusunan LPPD serta dapat mengolah, merumuskan dan menyusun data / bahan LPPD dengan baik dan terukur,” ungkap Nadhlah B Fattah.

Istri dari Kadishub Majene itu menambahkan, peserta diikuti 3 orang dari masing-masing OPD terdiri dari Sekretaris, Kasi. Perencanan & Pelaporan dan Operator pada setiap OPD dengan jumlah peserta sekitar 120 orang.

Sementara itu, Narasumber / Instruktur terdiri atas 4 orang pejabat dari Direktur Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah dan Pengembangan Kapasitas Daerah Dirjen Otoda Kementerian Dalam Negeri RI.

Bupati Majene Fahmi Massiara dalam sambutannya yang juga sekaligus membuka secara resmi Desk LPPD menyatakan, LPPD merupakan salah satu wujud laporan atas pelaksanaan tugas, fungsi dan kewajiban Kepala Daerah dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang disampaikan secara berjenjang kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Sulawesi Barat sekali dalam setahun yang akan ditindaklanjuti demi optimalisasi kinerja Pemerintah Kabupaten Majene ke depan.

Baca juga  Reses Dalif Arsyad, Selain menjemput Aspirasi, Juga Lakukan Pembagian Sembako

Terkait hal tersebut salah satu kewajiban konstitusional Kepala Daerah adalah penyusunan LPPD oleh OPD harus informative, sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga OPD bertanggung jawab dan berupaya semaksimal mungkin melakukan perbaikan dan mengatasi berbagai kendala yang bersifat internal khususnya data yang diperlukan sesuai indikator kinerja kunci dan urusan yang dilaksanakan.

Selain itu LPPD juga menggambarkan pencapaian kinerja pemerintahan secara utuh selama satu tahun anggaran, ataupun selama masa jabatan Kepala Daerah.

Untuk itu, lanjutnya, selaku Bupati Majene berharap dengan dilaksanakannya Desk LPPD ini kita harus memperbaiki peringkat, mulai tingkat provinsi dan tingkat nasional. “Adapun target kita tahun ini dapat menjadi peringkat I (pertama) di tingkat provinsi dan masuk dalam peringkat 20 (dua puluh) besar di tingkat Nasional. Saat ini kita juga menghadirkan tim dari Dirjen OTDA untuk mendampingi kita dalam penyusunan LPPD tahun 2019,” tambah Fahmi Massiara.

Dia menambahkan, Tim inilah yang telah membawa pemerintah Kota Makassar dari peringkat 27 secara nasional, menjadi peringkat I (pertama) terbaik nasional kategori kota besar.

“Saat ini Pemerintah Kabupaten Majene terus mengupayakan perbaikan dan penataan yang salah satunya diupayakan melalui kebijakan reformasi birokrasi, seperti penataan dan penguatan kelembagaan, termasuk di dalamnya penyelenggaraan kelembagaan yang telah kami lakukan beberapa waktu lalu untuk memperkuat akselerasi pada tubuh organisasi Perangkat Daerah kami,” ujar Bupati Majene.

Baca juga  Dalif Arsyad, Sekretaris Komisi I DPRD Sulbar Pantau Kesiapan RSUD Majene Hadapi Covid-19

Bahwa peserta yang hadir ini cukup banyak, namun bukan berarti kesini datang untuk jalan jalan, pergunakanlah dengan baik kesempatan ini, untuk bisa bertanya lebih dalam dan menggali ilmu kepada Tim dari Dirjen Otda.

Kepada OPD dijajaran Sekretaris, jangan melihat Sekrstaris OPD itu pejabat yang tdk ada kerjanya, diharapkan Pimp. OPD untuk diberdayakan & memberikan tanggung jawab operasional dan secara teknis LPPD kepada sekretarisnya, supaya terbagi pekerjaan di OPD.

Untuk di jajaran Bag. Perencanaan supaya yang menduduki adalah orang yg betul-betul dan paham persoalan LPPD dan bertanggung jawab, perencana juga supaya jangan main jalan sendiri dalam bertindak, bila melakukan perencanaan spy melapor ke Pimp. OPD, sehingga perjalan operasional dikantor akan berjalan normal dan bagaimana merasionalisasi pekerjaan dikantor. Hubungan antar person dalam kelembagaan harus selalu harmonis, dalam mewujudkan Majene MP3.

“Alhamdulillah Selama Visi Misi MP3 yg kita jalankan selama kurang lebih 3 tahun menuju 4 tahun, Alhamdulillah sdh banyak kemajuan dan reward yang kita terima, mulai dari penanganan Defisit Anggaran, Sakip, Penguatan Inflasi dan penataan yg lain, itu semua adalah wujud dari apa yg kita tularkan melalui Visi Misi MP3,” ungkap Bupati Majene.

Baca juga  HUT ke-70, PDGI Majene gelar Talk Show Dokter Gigi Unggul Indonesia Maju

Kita didorong Kinerja MP3 bukan karena faktor tendensius, tambah Bupati, terutama dalam menempatkan personil pada semua OPD yang ada, sehingga setiap person yg menduduki jabatan di OPD adalah orang yang pas dan cocok.

“Bila LPPD ini berjalan baik maka akan terjadi implikasi peningkatan bantuan dari Pemerintah Pusat baik itu DAK bidang Kesehatan maupun DAK bidang Infrastruktur dsb. Kenapa kita membuat desk LPPD supaya terjadi tanya jawab dengan Tim, karena bila cuma 1 arah saja tidak akan maksimal. Mudah-mudahan tahun ini bisa meningkat dari tahun sebelumnya, sehingga kita berharap tim ini juga mampu mendampingi dan menularkan kepada kita semangat dalam menyusun LPPD untuk mendapatkan nilai terbaik,” tambah Bupati Majene

Berikut narasumber dalam Desk LPPD Majene 2019 ;

  1. Kepala Subdit Peningkatan Kapasitas Daerah, Dit. EKPKD, Ditjen. Otda >> Nurbowo Edy Subagio, S.IP M. Dev. Plg.》》Materi Berjudul “Kebijakan Umum Tata Cara Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kab. Majene.
  2. Kasi. Wil. II, Subdit Kapasda, Dit. EPKPD, Ditjen Otda >> Doni Hadi Suprayitno, ST, M. Si.
  3. Penganalis Bahan Evaluasi dan Laporan Seksi Wil. II Subdit Kapasda, Dit. EKPKD, Ditjen. Otda >> Radityo Dimas Prabowo, S. Stp.
  4. Penyusun Bahan Evaluasi dan Laporan pada Seksi Wil. II B, Dit. EKPKD, Ditjen. Otda >> Mochammad Panji Utama, A.Md. (Humas Majene)

Editor : Idham