Majene Fokus Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik


SULBAR99.COM-MAJENE, Bupati Majene Fahmi Massiara mengungkapkan, salah satu hal difokuskan pada tahun ini adalah peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Hal itu diungkapkan Bupati Majene di hadapan Kepala Ombudsman RI perwakikan Sulbar, Rabu (12/2/2020) di aula Disdukcapil Majene.

“Kami menyadari bahwa salah satu fungsi pemerintahan adalah bagaimana pemerintah mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh warganya. Untuk itu aparatur Pemerintah sudah seharusnya memberikan pelayanan terbaik dan adil kepada seluruh masyarakat,” ungkap Bupati Majene.

Atas dasar itulah, lanjut Bupati, maka salah satu hal yang kita lakukan adalah penguatan pembinaan dan koordinasi kepada seluruh perangkat daerah yang menangani pelayanan publik sesuai lingkup kerja masing-masing. “Tujuan akhir kita adalah Pemerintahan Kabupaten Majene harus mampu menghadirkan sistem pelayanan publik yang Prima mencakup standar pelayanan, kepastian waktu dan biaya, mekanisme pengaduan dan standar operasional prosedur yang transparan sehingga warga bisa memahami apa saja persyaratan yang harus dilengkapi, pembiayaan, hingga waktu pelayanan,” urainya.

Baca juga  Antisipasi Konflik Sosial Jelang Pilkada 2020, Pemkab Majene Gelar Rapat Koordinasi

Olehnya itu, untuk mencapai tujuan tersebut, bupatu instruksikan kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang bertanggung jawab terhadap pelayanan publik untuk melakukan langkah-langkah yaitu Seluruh perangkat daerah untuk memperhatikan dengan sungguh-sungguh arahan dari Ombudsman perwakilan Sulawesi Barat untuk perbaikan kualitas pelayanan publik di instansi masing-masing.

Selain itu, Seluruh jajaran perangkat daerah untuk bersungguh-sungguh mengimplementasikan standar pelayanan pembangunan sarana prasarana serta fasilitas pelayanan publik di instansi masing-masing. Penyelenggaraan pelayanan publik akan menjadi dasar evaluasi kinerja bagi Pimpinan dan jajaran perangkat daerah.

Baca juga  Bank Sulselbar Cabang Majene Buka Layanan Tabungan Masa Depan Bagi Nasabah

Ditambahkan juga, Badan penelitian dan pengembangan bersama bagian organisasi untuk terus melakukan koordinasi kepada pihak perwakilan Ombudsman serta terus melakukan pembinaan kepada seluruh perangkat daerah penyelenggaraan layanan publik. Hal-hal yang menjadi kendala hambatan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik untuk dapat dilaporkan secara periodik kepada kami selaku pimpinan daerah.

“Kemarin ini kita sedikit terlena dan tidak fokus pada penilaian ombusdmsn, karena kemarin kita fokus pada reward di berbagai lini lainnya,” jelas Bupati.

Baca juga  Sulbar Kondisi Akut Kronis Prevalansi Stunting, Tertinggi Kedua di Indonesia Setelah NTT

Dengan adanya penataan yang baru ditingkat pejabat tinggi pratama dan administrator, bupati menyebut bila memang masih ada yang belum cocok posisinya, tentu kedepan akan diperbaiki lagi.

“Penilaian Ombudsman ini juga merupakan kewajiban kita semua, tentu juga terkoneksi dengan masalah pembiayaan. Saya berharap kedepannya supaya para pimpinan OPD mendahulukan yang wajib dan prioritas,” tegasnya.

Disinilah substansi dari pelayan publik dari masyarakat. “Yang utama adalah sesuaikan dengan SOP yang ada di semua OPD, dengan pertemuan ini saya berharap kita semuanya sudah tau ranah penilaian dari Ombudsman. Sekarang kita dituntut untuk siap memasuki dunia aplikasi yang serba online di era 4.0,” pungkas Bupati Majene. (ih)


DAERAH