Majene Didaulat sebagai Sekolah Penggerak di Sulbar


Ir. H.. Iskandar MM, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene,

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, 514 kabupaten di Indonesia, Kemendikbud meletakkan 100 guru penggerak, masih ada 414 tidak kebagian. “Makanya pada rapat itu dibahas, sekolah penggerak ini bukan pusat yang meletakkan sasarannya, tapi bagaimana kesiapan dan respon pemerintah daerah untuk mempersiapkan diri,” ungkap Ir. H.. Iskandar MM, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene, yang ditemui, Rabu (27/1/2021) di rumah jabatan Bupati Majene.

Baca juga  Polres Majene Bangun Sinergitas Dengan Penggiat Literasi

Biasanya, lanjut Iskandar, sedapat mungkin yang mendapatkan sekolah penggerak, lingkup penugasan. “Apa peran pusat, apa peran kabupaten. waktu itu, kita pertanyakan pendanaan. Ketika pusat menjelaskan bahwa ini sharing dengan kabupaten, pada saat itu, anggaran dari pusat ke kabupaten, tidak bisa lagi masuk karena sudah ditetapkan, ” tambahnya.

Baca juga  Shalat Idul Fitri Baiknya di Lapangan atau di Masjid?

Sehingga diambil kesimpulan, tahun 2021, langkah awalnya akan diintervensi oleh kemendikbud pusat, ruang lingkup penugasan. “Ada di MoU nya, ” pungkasnya.

Kepala LPMP Majene Sinar Alam, S. Pd, M.Pd


Sementara itu, Kepala LPMP Majene Sinar Alam, S. Pd, M.Pd mengatakan, program untuk awal tahun ini yaitu pendampingan konsultatif, pemuatan SDM, pembelajaran holistik dan perencanaan mutasi data. “Sepenuhnya akan dilakukan pemerintah pusat, kebetulan ada 100 kabupaten, di sulbar ada tiga kabupaten yang mengusulkan diri, ikut program ini, Sulbar hanya dapat kuota satu, hanya Majene,” ujarnya. (Satriawan)

Baca juga  Plt.Kadisdik Majene Sebut Vaksin untuk Siswa Masih Terbatas