Maestro Rebana Mandar Wafat, Dimakamkan Besok Sebelum Dzuhur


Amma Cammana, Maestro rebana Mandar (foto Caknun.com)

SULBAR99NEWS.COM-POLMAN, Maestro Rebana Sulbar, Amma Cammana, wafat dalam usia 76 tahun, Senin (7/9/2020) pukul 15.35 Wita, di kediamannya, kelurahan Limboro Kecamatan Limboro, Polewali Mandar.

Sekadar diketahui, Amma Cammana lahir di Samasundu tahun 1944. Kedua orang tuanya juga merupakan seninan Mandar. Bapaknya bernama Dzani, selain sebagai pemain rebana, juga pemahat batu nisan, guru pencak silat, guru tasawuf, dan mantan juru tulis kepala kampung. Sedangkan ibunya bernama Joe, seorang pemain kecapi, guru mengaji, dan guru spiritual.

Baca juga  Bupati Majene Digugat Hak Kepemilikan Lahan Kantor Camat Pamboang

Sebagai seorang maestro seni tradisional Mandar, Amma Cammana mendapat pengakuan berupa Satya Lencana Kebudayaan diberikan Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY).

Baca juga  Pasca Gempa 5,3 SR Mamasa, SAR Mamuju Imbau Masyarakat, Tidak Panik Tetap Waspada

Selain itu, penghargaan sebagai Maestro Kesenian Tradisional juga didapat dari Menteri Pariwisata dan Kebudayaan.

Lurah Limboro, Nasir yang dihubungi, Senin (7/9) mengatakan, Amma Cammana masih terus aktif dalam seni tradisional Mandar seperti Rebana sebelum sakit. “Beberapa bulan yang lalu, ada pernah datang dari Jambi. Nanti pada saat sakit, sudah tidak aktif lagi,” ujarnya di kediaman almarhum yang dipadati masyarakat yang merasa kehilangan atas berpulangnya Amma Cammana.

Baca juga  Ratusan Pendukung AST-Aris Lakukan Konvoi Keliling Kota

Rencananya, lanjut Nasir, sebelum waktu shalat dzuhur, Amma Cammana akan dimakamkan. “Dimakamkan di pemakaman Limboro sebelum dzuhur,” ujarnya. (Satriawan)