Jumat, Presiden Akan Umumkan Lokasi Ibukota Baru Indonesia


JUMPA PERS. Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat jumpa pers beberapa waktu lalu terkait pemindahan ibukota.

SULBAR99.COM-JAKARTA-Presiden Republik Indonesia Joko Widodo rencananya akan mengumumkan pemindahan ibukota baru di wilayah Kalimantan pada Jumat, 16 Agustus 2019 ketika Presiden menyampaikan pidato Tahunan.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko seperti dikutip dari kumparan.com mengiyakan rencana pengumuman pemindahan ibukota baru ke wilayah kalimantan pada Jumat mendatang.”Iya, Mudah-mudahan,” ujar Moeldoko.

Sementara itu, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro tidak menyampaikan secara tegas tentang rencana pengumuman pemindahan ibukota ke wilayah Kalimantan. “Itu hak prerogatif Presiden. Nanti kita lihat,” kata Bambang.

Baca juga  Besok Akan Terjadi Gerhana Matahari Total, Hindari Melihat Langsung Matahari

Beberapa waktu yang lalu, Kepala Bappenas mengatakan dalam jumpa persnya bahwa ibukota baru Indonesia akan dipindahkan ke Kalimantan, namun pemerintah saat ini masih merahasiakan daerah di Kalimantan yang akan menjadi Ibukota republik Indonesia. Sekadar diketahui, ada tiga calon kandidat kuat menjadi Ibukota baru yaitu kalimantan Timur, kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. “Yang jelas, satu diantara tiga lokasi tersebut yang akan menjadi ibukota baru,” ungkap Bambang.

Baca juga  BKN Panggil 40 Sekda dan Kepala BKD se Indonesia terkait PNS yang Bermasalah

Pemindahan ibukota ke Kalimantan diperkirakan menelan dana hingga Rp 466 triliun. Pendanaan tersebut akan menggunakan tiga sumber pendanaan yaitu dari APBN, Kerjasama pemerintah Badan Usaha dan pihak swasta. Dalam hal pengembangan, kemungkinan pendanaannya bersumber dari pihak swasta, sedangkan untuk pembangunan Istana Negara, Pangkalan TNI hingga kebutuhan Rumah Dinas bersumber dari dana APBN.”Intinya skema pembiayaan tidak memberatkan APBN, tapi melibatkan sebanyak mungkin partisipasi pihak ketiga, namun kendali tetap oleh pemerintah,”tambah Bambang.

Baca juga  Pasca Dirumahkan, Sejumlah Mahasiswa Unsulbar Keluhkan Tugas Yang "Menggila"

Rencananya, pemindahan ibukota akan bertahap selama lima hingga sepuluh tahun seraya mencontohkan pemindahan ibukota di Korea. “Karena pekerjaan multiyears, dananya besar, maka tidak bisa ditangani lembaga yang eksisting, sehingga rencananya akan ditangani Badan otorita,” ujar Bambang.  (Ih)


NASIONAL