Lukman : Saya Tidak Mau Majene Viral Karena Stunting


Plt. Bupati Majene H. Lukman

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Review Kinerja Akhir Tahunan (Aksi 8) terkait Kinerja Pemkab Majene dalam aksi Konvergensi Penanganan Stunting dirangkaikan Pemberian Award Kinerja Desa Lokus Terbaik Penanganan Stunting Tahun 2020 di Aula Tammajarra LPMP Sulbar, Rabu, 23 Desember 2020 yang digelar Dinas kesehatan dan Bappeda Majene.

Dihadiri Plt. Bupati Majene, Staf Ahli Bupati Bidang Pendidikan dan Sosbud, Pimpinan OPD terkait, Para Camat, Perwakilan Akademisi Unsulbar, Para Kepala Desa, Lurah dan Kepala Puskesmas.

Setelah melalui serangkaian kegiatan yang berlangsung selama 3 hari, dimulai dari hari Senin, 21 Desember 2020 sampai dengan Rabu, 23 Desember 2020, yang juga diisi dengan pameran mini dari desa yang menjadi lokus stunting, hari ini resmi ditutup oleh Plt. Bupati Majene.

Baca juga  Fahmi dan Lukman Kompak Kunjungi Posko Covid19 di Baruga

Plt. Bupati Majene H. Lukman sekaligus menutup acara mengatakan, kepada semua yang terlibat dalam kegiatan ini, ia sampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi tingginya terutama kepada Tim Gugus 1.000 HPK Kabupaten Majene.

“70 persen persoalan stunting adalah karena faktor kebiasaan atau pola hidup sementara hanya 30 persen faktor kesehatan. Dari 70 persen tersebutlah yang harus kita sikapi bersama, karena merubah kebiasaan itu cukup berat, tapi dengan tekad yang bulat tentu kebiasaan itu bisa kita atasi, yang terpenting adalah komitmen,” ungkapnya.

Baca juga  Hasil Audit Tepat Sasaran, Wabup Barru Apresiasi Kinerja Baznas

Kemarin, ketika berkunjung ke Desa Simbang untuk melihat secara langsung anak yang stunting, dia melihat rupanya faktor lingkungan sudah tidak terlalu mempengaruhi. “Saya yakin dalam waktu dekat Simbang akan dapat keluar dari desa lokus. Namun yang cukup mengherankan adalah salah satu desa di Kecamatan Pamboang yang berada pada pesisir masuk jadi lokus stunting, padahal daerah tersebut penghasil ikan,” herannya.

Mantan wakil ketua DPRD Majene itu tidak mau lagi Majene menjadi viral hanya karena Majene menempati posisi tertinggi kedua dalam hal stunting. “Kedepannya saya ingin Majene kembali Viral karena mampu keluar dari persoalan Stunting, seperti Kabupaten Banggai Sulteng, mampu keluar dari persoalan stunting, itu karena adanya kekompakan dari semua pihak, mulai dari level eksekutif, legislatif sampai kepada pemerintah desa bersatu pada menelorkan pemikiran dalam menangani stunting, saya yakin dan percaya semua itu dapat juga kita capai atas komitmen dan keinginan kuat dari kita semua,” tegasnya.

Baca juga  Hudzon : Pers Harus Hadir Sebagai Kontrol dan Mitra Pemerintah

Lukman mengajak semua pihak untuk bekerja dengan sebuah keikhlasan. “Ketika kita bekerja dengan hati yang ikhlas, yakin dan percayalah bahwa kita akan mendapatkan hasil seperti yang kita harapkan bersama oleh seluruh masyarakat Majene termasuk Pemerintah Pusat,” pungkasnya. (Ih)


DAERAH