Luar Biasa, Antrabez Rutan Majene “Sulap” Lahan Seluas 3,5 Hektar Jadi Kebun Jagung dan Sayuran


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Dengan tersedianya lahan yang dihibahkan oleh Pemkab Majene untuk pembangunan kantor Rutan Kls. II B Majene, untuk sementara difungsikan sebagai lahan Pertanian dan Peternakan untuk program pembinaan dan kemandirian warga binaan Rutan Klas II B Majene.

Bertempat di Lingkungan Mangge Kelurahan Totoli Kecamatan Banggae, Selasa, 22 Desember 2020, dilakukan Panen Perdana dan Pengukuhan Pengurus Kelompok Tani “Antrabez” Rutan Majene.
Dihadiri oleh Plt. Bupati Majene, Kepala Rutan Kls. II B Majene, Rasbil, Kadis Pertanian Perkebunan Majene, Kadis. Perkimtan Majene, Unsur TNI dari Kompi 721, perwakilan Camat Banggae dan Lurah Totoli.

Kepala Rutan Klas II B Majene, Rasbil dalam laporannya, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majene yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan kantor Rutan yang saat ini ditempati. “Kami sangat mengharapkan dukungan dari Pemkab Majene beserta leading sektor lainnya sehingga kami dapat memanfaatkan fasilitas yang ada,” ungkapnya.

Baca juga  Terkait Ambulance 86, Inspektorat : Penertiban Aset Daerah

Kegiatan yang dilaksanakan hari ini, lanjut Rasbil, merupakan perdana dilakukan meskipun dalam suasana pandemi covid19. “Kegiatan ini akan menjadi ajang silaturrahmi disamping itu kita juga dapat menikmati hasil pertanian yang dikelolah oleh warga binaan,” ujarnya.

Selain itu, juga akan menjadi wadah bagi warga binaan bagaimana mengolah lahan tidur menjadi lahan produktif. “Lahan yang ada ini akan digunakan sebagai area gedung asimilisasi, sambil menunggu proses administrasi dan legilitas lahan, sehingga untuk sementara digunakan sebagai lahan pertanian produktif, yang ditanami jagung dan sayur sayuran dan mengembang biakkan bibit kambing,” ujarnya seraya mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Majene agar juga memperhatikan akses jalan dan penerangan menuju lokasi yang ada.

Baca juga  Pemkab Majene-Dirjen Perbendaharaan Sulbar Teken MoU

Sementara itu, Plt. Bupati Majene Lukman mengatakan, hari ini saya merasakan sesuatu yang beda, biasa kita dengar istilah layu sebelum berkembang, namun disini justru berkembang sebelum kita memulai. “Kenapa saya katakan demikian karena lahan ini dipersiapkan untuk pembangunan gedung Rutan Majene, tetapi oleh pihak Rutan Majene telah melakukan akselerasi dan inovasi mengembangkan lahan ini,” pujinya.

Kegiatan yang dilakukan oleh Rutan Majene bersama warga binaannya, lanjut Lukman, akan menjadi motivasi tersendiri bagi warga lokal disini, dimana Rutan Majene telah mampu membuat lahan tidur dan menganggur menjadi lahan yang produktif.

“Sesaat lagi kita panen jagung, saya sempat tanya ke Kadis Pertanian terkait harga jual jagung kering, katanya sekitar Rp. 3.200 / kg, bila tidak ada tempat pemasarannnya, maka saya bersedia membeli perdana jagung hasil panen hari ini,” ujarnya.

Baca juga  Satu Peleton Personel Batalyon B Pelopor Amankan Malam Pergantian Tahun di Pare

Harapan Lukman, tidak boleh ada hasil petani yang tidak laku terjual, karena akan memundurkan dan mengurangi semangat petani dalam bercocok tanam. “Kepada Dinas Pertanian supaya tetap memperhatikan komunitas petani seperti ini, yang memilki etos kerja dan semangat dari pimpinannya,” pesannya.

Terkait penerangan jalan, selaku Plt. Bupati, dirinya siap fasilitasi dengan pihak PLN Majene untuk dapat dibuatkan jaringan masuk ke lokasi ini. “Insyaa Allah sebelum berakhirnya periode kerja Fahmi-Lukman, listrik akan masuk kesini, dan kepada Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan supaya dapat memprioritaskan usulan di Musrenbang berupa pembangunan rabat beton untuk akses jalan ke lokasi ini,” tutupnya. (Ih)


DAERAH