Lestarikan Lingkungan Majene, Sejumlah Bibit Tanaman Produktif Diserahkan

  • Bagikan

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Penyerahan Bibit Tanaman Produktif untuk melestarikan lingkungan hidup agar kembali asri dan sehat dengan melakukan penghijauan di Kantor DLHK Majene, Kamis, 9 Desember 2021.

Dihadiri Sekda Majene, Kadis. LHK Majene, Kadis. Kelautan & Perikanan Majene, Para Lurah dan Kades se Kec. Banggae dan Banggae Timur, Para Kepala Sekolah se Kec. Banggae dan Banggae Timur, Relawan siaga 86.

Kadis LHK H. Sudirman, S.Pd, M. Si mengatakan, bibit tanaman yang diserahkan hari ini merupakan pokok pokok pikiran dari Wakil Ketua dan Anggota DPRD Majene Adi Ahsan dan H. M. Yahya Nur, yang telah memberikan bibit tanaman mangga, ketapang kencana dan bibit kopi. Semua ini bermuara pada bagaimana kita dapat melestarikan lingkungan di Majene.

“Ini juga sebagai wujud rasa terima kasih kami kepada para Lurah, Kades dan Kepala Sekolah yang telah banyak membantu dalam hal pengurangan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Sudirman berharap agar kedepannya semua sekolah yang ada di Majene akan menjadi Sekolah Adiwiyata, juga berharap agar kerjasama yang terbangun selama ini akan lebih ditingkatkan lagi, terutama dalam mewujudkan “Majene Mapaccing”.

Beberapa hari yang lalu segenap aparat gabungan Pemerintah, TNI – Polri turun langsung ke lapangan menyikapi kondisi alam yang cukup ekstrim, membersihkan sisa banjir yang tersebar dibeberapa tempat di Kab. Majene.

“Selaku Kadis. LHK menyadari bahwa pelayanan yang diberikan kepada masyarakat belum maksimal dalam hal penanganan kebersihan, Insyaa Allah kedepannya kami akan tetap berupaya untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Majene,” jelasnya.

Sekda. Majene H. Ardiansyah, S. STP. mengatakan, kita ini lahir dari produk atau orang tua atau guru kita dimasa lalu. “Kepedulian kita terhadap lingkungan pada hari ini, itu karena kita telah dikader oleh guru guru kita, karena bila guru guru kita terdahulu peduli kepada lingkungan maka pasti kita ini para murid muridnya juga akan peduli kepada lingkungan,” bebernya.

Persoalannya, lsnjut Ardiansyah, kasus yang terjadi pada masa lalu tentu berbeda dengan masa sekarang. “Hari ini jumlah sampah yang diproduksi oleh rumah tangga tidak sama dengan produksi sampah rumah tangga masa lalu. Akibat Gas Rumah Kaca perubahan iklim yang dirasakan tentu berbeda dengan masa lalu, asap atau ultra violet yang kita produksi sekarang berbeda pada masa 40 – 50 tahun lalu, hari ini tantangannya berbeda sehingga pendekatannya pun harus lebih massif dan lebih kencang dibanding pada masa kecil dahulu,” tambahnya.

Ardiansyah bersyukur melalui moment kegiatan seperti ini, akan lebih memperkuat lagi kepedulian kita terhadap lingkungan. “Menanam pohon merupakan amal jariah, sama halnya dengan menyumbang ke Masjid, karena bila pohon ini bermanfaat bagi masyarakat banyak. Selain mengajarkan kepada diri kita bagaimana berbuat bagi kemaslahatan ummat, penting juga kita terapkan kepada anak anak kita di rumah dan disekolah. Bila kita dapat mempersembahkan lingkungan yang bersih, maka pahalanya akan kita peroleh di kemudian hari,” ujar Sekda.

Sesuai Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Majene, yaitu Unggul – Mandiri dan Religius, maka kita perlu melakukan pendekatan secara religius terhadap semua aktifitas kita. Termasuk dalam bekerja, kita harus dapat menekankan dalam diri kita bahwa yang kita lakukan adalah juga Ibadah. Menjaga Lingkungan adalah salah satu ibadah, sehingga perlu keikhlasan dan hasilnya akan maksimal juga.

“Dengan niat yang tulus dari DLHK Majene dan Anggota DPRD Majene akan dapat bermanfaat bagi generasi kita dimasa masa yang akan datang, betapa pentingnya menanam pohon dan menjaga kebersihan,” pungkasnya. (ril)

  • Bagikan