Lampu PJU di Sepanjang Jalan Jendral Sudirman Yang Padam Dikeluhkan Warga


SULBAR99NEWS.COM–MAJENE, Lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan utama  di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat padam. Kondisi tersebut membuat jalanan di Majene gelap di malam hari.

Pemadaman Lampu PJU yang terjadi di sejumlah titik, dikarenakan pihak pemerintah Kabupaten Majene belum membayar tunggakan listrik kepada PLN. Khususnya pembayaran lampu penerangan jalan.

Akibat pemadaman tersebut warga yang bermukim di sepanjang jalan, khusnya di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur mulai mengeluh.

Baca juga  Desa Lombong Timur Salurkan BLT Tahap Kedua

 “Ini yang membuat saya heran kepada pemerintah daerah, kenapa belum dibayar tunggakannya, apa kendalanya, kalau dibilang belum ada uang, terus dikemanakan itu biaya pajak penerangan jalan yang dibayar masyarakat setiap bulannya, ini sudah tidak beres kalau begini,”ungkap Arwin, salah seorang warga di Kelurahan Lembang yang juga anggota DPRD Majene,  Rabu (10/2/2021).

Arwin juga mengatakan, Dari sekian banyak jumlah lampu PJU hanya sebagian kecil yang menyala, sehingga membuat  kota Majene gelap pada malam hari,”Seperti yang di Jalan Jendral Sudirman,  sampai perbatasan Majene-Polman yang merupakan jalan utama kota semua lampu PJU padam,”katanya.

Baca juga  95 KK di Desa Lombang Malunda Terima BLT Tahap Ketiga

Oleh karenanya Arwin meminta instansi terkait yang menangani, agar segera melakukan pembayaran tunggakan Lampu PJU,”Ini sudah berapa minggu belum juga ada perhatian dari pemerintah daerah, jangan selalu alasan faktor aplikasi, kalau aplikasnya tidak bisa digunakan, cari cara lain, sebenarnya juga hanya di Majene yang begini, di daerh lain tidak begini, Majene saja rumit,”tegas Arwin

Baca juga  Selesai Lebaran, Ditargetkan Semua BLT DD Tersalur

Sebelumnya, Manager PLN Cabang Majene, Bakhtiaar membenarkan pihaknya telah melakukan pemadaman PJU. Hal itu terpaksa dilakukan karena Pemkab Majene belum membayar tagihan lampu PJU.

“Iya benar, kita terpaksa lakukan hal itu karena belum ada pembayaran dari Pemkab Majene, informasinya karena terkait dengan danya aplikasi baru,” ujar Bahktiar.(Alim).


SEPUTAR DESA