Lagi, Warga Palipi Soreang Jadi Korban Hipnotis, 10 Gram Emas Raib di Leher


Ilustrasi hipnotis. (foto : sukabumi update)

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Kasus hipnotis kembali terjadi di desa Palipi Soreang Kecamatan Banggae Kabupaten Majene. Kali ini menimpa seorang pensiunan guru, Hj. Saodah (75) yang beralamat di dusun Soreang, Rabu (13/10/2021) sekira pukul 10.00 pagi.

Keluarga korban, Sulaiman menceritakan, awalnya pelaku hipnotis berpura-pura bertanya kepada korban. “Naik motor yamaha, orangnya gemuk-gemuk agak pendek, singgah dan pura-pura bertanya dimana ada dukun patah tulang (sando reppo),” ungkap Sulaiman.

Baca juga  Mayat Yang Ditemukan Warga di Mapilli, Diduga Korban Pembunuhan

Setelah bertanya, lanjut Sulaiman, pelaku kemudian berpura-pura ingin minum dan ingin melihat-lihat aura rumah korban Hj. Saodah. Tak menaruh curiga, korban kemudian mempersilahkan pelaku untuk naik di atas rumah untuk minum.

“Setelah itu, pelaku minta timah dan ceret air untuk rendam timah sambil ingin menjampi-jampi,” tuturnya lagi.

Karena tak ada timah, pelaku kemudian melihat ada emas di leher korban dan memintanya untuk pengganti timah yang akan direndam di dalam air.

Baca juga  Bapan Sulbar Kecam Keras Insiden Pengeroyokan di Papua

Korban karena terhipnotis, menurut saja permintaan pelaku. “10 gram kalung emas berhasil diambil. Kayaknya waktu pelaku memasukkan emas di ceret, tidak dimasukkan betul, tapi dikantongi,” ujar Sulaiman menceritakan apa yang diceritakan korban.

Setelah itu, pelaku pura-pura mencari korek api di luar dan ditunggu-tunggu pelaku tak kembali lagi. “Korban periksa kalung emasnya di ceret, sudah tidak ada, hilangki,” tuturnya.

Baca juga  Sepasang Muda Mudi Digrebek Sedang Berduaan di Kamar Kos

Berdasarkan pengakuan Sulaiman, peristiwa yang menimpa Hj. Saodah adalah peristiwa hipnotis yang ketiga yang terjadi beberapa bulan terakhir di wilayah Soreang. “Ini sudah sangat meresahkan, ini sudah tiga kali terjadi di Soreang, empat bulan lalu ada juga korban di soreang, semua hilang emasnya, kayaknya ini orang yang sama,” tuturnya. (ih)