Lagi, Kejaksaan Eksekusi Terpidana Kasus Korupsi Dana Desa di Bone


Ilustrasi

SULBAR99.COM. Tim Penyidik Kejaksaan Cabang Negeri Bone (Kecabjari) kembali mengeksekusi terpidana korupsi dana desa Mattirowalie Kecamatan Bengo Kabupaten Bone, Rudding Tokkong ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Watampone. Kamis, 20/6/2019.  Oknum Kepala Desa tersebut sebelumnya telah divonis Hakim Pengadilan Tipikor Makassar  dengan putusan pidana penjara selama satu tahun dan denda sebesar Rp50juta subsidair satu bulan kurungan.

Baca juga  Mendagri Tegur 103 Kepala Daerah Yang Belum Pecat ASN Mantan Tipikor

Seperti diketahui, Rudding Tokkong dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tipikor Makassar dalam melakukan pengelolaan dana desa Mattirowalie Tahun Anggaran 2017. Akibat perbuatan Rudding, negara mengalami kerugian sebesar Rp140juta.

Sebelumnya, kasus korupsi dana desa Mattirowalie Kecamatan Bengo juga ikut menyeret Camat Bengo Andi Rahmatullah, namunCamatBengo itu dinyatakan tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi sehingga divonis bebas oleh Hakim.

Baca juga  Wakil Bupati Majene Sebut Pungli Seperti Mahluk Halus dan Mahluk Aneh

Bukan Cuma itu, Tim Jaksa Cabjari Bone di Lapariaja juga telah melakukan penyitaan uang tunai sebesar Rp140juta dari Rudding Tokkong pada saat tahap penyidikan. Uang tersebut dirampas oleh Tim jaksa sebagai pengganti kerugian negara dan telah disetorkan ke kas negara.

Baca juga  Wabup Majene Lukman Melapor ke KPK RI. Ini yang Dilaporkan

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri  (Kacabjari) di Lapariaja Andi Hairil ketika ditemui wartawan mengatakan bahwa eksekusi terhadap kepala desa Mattirowalie Rudding Tokkong dilaksanakan setelah pengadilan Tipikor Makassar memvonis terpidana bersalah pada kasus korupsi penyalahgunaan Dana Desa Mattirowalie Tahun 2017. “Kami fokus melakukan penanganan terhadap kasus korupsi sebagai upaya pemulihan keuangan negara,” Ungkap Andi Hairil. (IH)


ANTI KORUPSI