Terbaik terbaik

Dibaca : 27 kali.

Lagi, Bupati Majene Serahkan 1.173 Token Listrik Gratis Di Ulumanda Malunda


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Menindak lanjuti Instruksi Presiden RI tentang Pelanggan PLN 450 VA akan digratiskan oleh Pemerintah selama 3 bulan mulai April – Juni 2020 dan Pelanggan PLN 900 VA bersubsidi mendapatkan discount 50 % sebagai kompensasi Pandemi Covid-19, Kamis, 16/4/2020 di Aula Kantor Camat Malunda.

Penyerahan Token Listrik Gratis oleh Pemkab. Majene bersama PLN Majene bagi masyarakat yang tidak mampu yang terdata pada basis data terpadu Kementerian Sosial RI.

Acara penyerahan berlangsung di Aula Kantor Camat Malunda dihadiri oleh Bupati Majene, Sekretars Dinas Sosial, Camat Malunda, Camat Ulumanda, Ka. PLN Cab. Majene, Para Lurah dan Kades se Kec. Malunda dan Kec. Ulumanda.

Baca juga  Majene Melawan Covid-19, Bupati Wajibkan Penggunaan Masker

Berikut rincian penyerahan token listrik gratis :

Kecamatan Malunda :

  1. Kelurahan Malunda = 57 Pelanggan
  2. Kelurahan Lamungan Batu = 63 Pelanggan.
  3. Desa Bambangan = 40 Pelanggan
  4. Desa Kayuangin = 69 Pelanggan
  5. Desa Lombong = 95 Pelanggan
  6. Desa Lombang = 100 Pelanggan
  7. Desa Lombong = 51 Pelanggan
  8. Desa Lombong Timur = 16 Pelanggan
  9. Desa Maliaya = 56 Pelanggan
  10. Desa Mekkatta = 56 Pelanggan
  11. Desa Mekkatta Selatan = 40 Pelanggan
  12. Desa Salutahonang = 4 Pelanggan
    Total = 647 Pelanggan

Kecamatan Ulumanda :

  1. Desa Kabiraan = 119 Pelanggan
  2. Desa Panggalo = 44 Pelanggan.
  3. Desa Popenga = 2 Pelanggan
  4. Desa Salutambung = 44 Pelanggan
  5. Desa Sulai = 18 Pelanggan
  6. Desa Sambabo = 129 Pelanggan
  7. Desa Tandeallo = 169 Pelanggan
  8. Desa Ulumanda = 1 Pelanggan
    Total = 526 Pelanggan

Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, kebijakan Pemerintah Pusat ini sudah berjalan, sebagaimana hari sebelumnya, namun karena adanya Pandemi Covid19 sehingga aktifitas banyak yang lumpuh. Ini juga berimbas kepada warga masayarakat yang kehilangan pendapatannya, semua serba terbatas pergerakannya.

Baca juga  Kunjungan Kerja Dansat Brimob ke Batalyon B Pelopor

“Alhamdulillah saat ini di Majene sudah kembali menjadi Zona Hijau, saya juga berharap kedepannya sudah tidak ada lagi tambahan yang positif Covid19,” ungkap Bupati Majene.

Bupati menambahkan, yang harus diantisipasi bersama adalah warga yang masuk ke daerah kita, di masyarakat juga terjadi kepanikan yang berlebihan. “Kadang kala ada warga di kampungnya masuk, langsung diusir keluar, padahal mereka belum tentu terpapar, kecuali yang berasal dari Zona Merah, ini yang harus melakukan isolasi mandiri dirumahnya selama 14 hari atau ada tempat Isolasi yang disiapkan oleh Pemerintah setempat dan tidak boleh berbaur dulu dengan lainnya,” tambah Fahmi Massiara.

Baca juga  DLHK Akan Panggil KSM Kotaku Terkait Kontainer Sampah Dalam Kota

Disinilah, lanjut Fahmi, perlunya kesadaran warga pendatang untuk segera melaporkan dirinya ke Pemerintah setempat atau petugas kesehatan setempat bila baru datang. “Yang paling membebani dalam kehidupan kita, yaitu dampak yang ditimbulkan bagi semua warga. Alhamdulillah berbagai upaya sudah dilakukan baik itu Pemerintah Pusat sampai ke daerah, termasuk di Kab. Majene,” tambahnya. (Ih)