Kondisi Jalan di Dusun Paropo Mombi Memprihatinkan


SULBAR99NEWS.COM-POLMAN, Masyarakat di kecamatan Alu Polman meminta perhatian dari pemerintah menyangkut jalan penghubung desa di dusun Paropo desa Mombi kecamatan Alu, yang terancam longsor, dan dikawatirkan akan memutus perekonomian mereka.

Kepala desa Mombi, Muhammad Yusuf saat ditemui, Jumat (19/3/2021) di pinggir jalan yang longsor, mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. “Seingat saya, sejak saya belum jadi kepala desa di Mombi jalan itu sudah rusak, setiap hari kalau berangkat atau pulang keluar desa Mombi, selalu merasa ketakutan, lebih lebih di malam hari karena jalan sudah parah dan selama saya jadi kepala desa disini, belum pernah ada perhatian dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat, ” jelasnya.

Baca juga  Ibu Wabup Majene Bantu 20 KK Warga Miskin Desa Lombong Timur

Dari pantauan sulbar99news.com, jalan penghubung di desa tersebut tepatnya di Dusun Paropo desa Mombi Kecamatan Alu, Kabupaten Polman, kian rusak parah dan hampir putus. Tebing-tebing di sisi jalan sudah mulai longsor sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu keselamatan jiwa pengguna jalan, terlebih para pengguna kendaraan roda 4 maupun roda 2.

Selain mengganggu keselamatan jiwa pengguna jalan, dikhawatirkan juga jika jalan ini terputus, maka akan mengganggu perekonomian masyarakat desa, mengingat masayarakat di desa ini sebagian besar menggantungkan hidupnya dari sektor perkebunan.

Tampak jalan sudah tinggal separuh akibat longsor dan juga jalan becek disaat hujan turun, karena jalan tersebut dulunya sudah sangat kecil, sehingga dilakukan pelebaran mengeruk gunung memakai eskapator,
sehingga gunung yang dikeruk meninggalkan tebing yang tidak stabil Sewaktu-waktu bisa longsor, sehingga bisa membahayakan pengguna jalan di saat hujan deras dan debit air sungai Mandar terkadang meluap mencapai melebihi ketinggian maksimal.

Baca juga  Gus Menteri Tinjau Homestay BUMDes di Lombok Tengah Sambil Nikmati Es Kelapa Muda

Pada saat kami mengabadikan gambar, bagaimana saat warga yang mengunakan kendaran roda 4 berjalan dengan sangat hati-hati ditambah lagi dengan genangan air sisa air hujan, yang membuat jalan menjadi licin dan kondisi tanah tebing menjadi labil tergerus air hujan.

Menurut Yusuf, kerusakan yang terjadi di jalan Dusun Paropo desa Mombi tersebut, sudah sering disampaikan dalam rapat dan bahkan sampai pernah diusulkan oleh masyarakat di Musrenbang. “Besar harapan masyarakat Desa Mombi agar jalan akses penghubung Desa segera diperbaiki, mengingat warga desa sebagian besar penghasilan warga adalah dari pertanian,” ujarnya.

Baca juga  Mendes PDTT Sebut Prinsip Pembangunan Desa Mengentaskan Kemiskinan

Yusuf menjelaskan, banyak hasil pertanian yang bersumber dari desa ini, seperti jagung, coklat, ubi kayu, kelapa, jati, dan lain lainnya. “Kalau jalan sudah bagus, warga juga mudah menjual hasil pertaniannya keluar dari desa ini. Maka itu kita berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki. Jika hasil panen bisa terjual ke kota (pasar), otomatis juga perekonomian masyarakat desa akan hidup,” ujarnya. (Syarifuddin Andi)