Komisi V DPR RI Apresiasi Konsep Gus Menteri Terkait Smart Village


Mendes PDTT Gus Menteri saat rapat kerja dengan komisi V DPR RI di gedung DPR.

SULBAR99NEWS.COM-JAKARTA – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mulyadi apresiasi konsep-konsep Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar tentang smart village dan pembangunan desa.

Hal itu ia sampaikan ketika Rapat Kerja Komisi V DPR RI tentang Evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020 Kemendes PDTT dan Penyampaian Laporan Hasil Kunjungan Kerja Reses dan Spesifik Komisi V DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (18/11/2020).

“Saya dengar konsep-konsep bapak luar biasalah ya. Tentang bagaimana desa dikembangkan menjadi smart village dan segala macamnya itu,” ujarnya.

Baca juga  Gus Menteri : Digitalisasi Bagian Penting Mempercepat Pembangunan Desa

Legislator dari Partai Gerindra itu kemudian berharap untuk bisa mendapatkan buku SDGs Desa gagasan dari Mendes PDTT yang membahas tentang arah kebijakan dan tujuan pembangunan desa.

Mendes PDTT Gus Menteri saat memaparkan konsep smart village dan pembangunan desa di gedung DPR RI

“Apalagi bapak sudah membuat suatu buku yang saya kira semua Anggota Komisi V harus dapat semua ini Pak Menteri, tentang pembangunan berkelanjutan di desa-desa,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia yang tergabung dalam Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk Indonesia, SDGs desa merupakan konsep untuk mengentaskan kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

Baca juga  Dukungan Bank Dunia, 74.953 Desa di Indonesia Dapat Berkembang Lebih Cepat

SDGs Global kemudian diturunkan menjadi SDGs Nasional seperti yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan.

Oleh Gus Menteri, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, kemudian diturunkan menjadi SDGs Desa, dari total 17 poin SDGs Global dan Nasional, kemudian ia tambahkan satu poin yaitu Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif.

Poin itu ia rasa perlu untuk ditambahkan agar ketika melakukan perencanaan pembangunan desa tidak terlepas dari kearifan atau budaya lokal.

Baca juga  Ketua TP PKK Polman Kesal, Sejumlah Desa di Alu Hanya Utus Perwakilan pada Kegiatan PKK

Gus Menteri berharap hasil dari Raker tersebut bisa segera ditindak lanjuti dan bisa segera terwujud. Selain itu, ia juga berharap agar terus bisa bersinergi dalam mewujudkan Indonesia maju.

“Terima kasih atas masukan dan saran dari Pimpinan dan anggota Komisi V. Semoga bisa bersinergi dalam wujudkan Indonesia Maju,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Sebagai informasi, dalam rapat kerja ini Mendes PDTT didampingi Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi, Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Taufik Madjid, serta seluruh jajaran eselon I di lingkungan Kemendes PDTT. (Ih)