KM Santika Nusantara Tujuan Surabaya Terbakar di Perairan Masalembo


TERBAKAR. KM Santika Rute Balikpapan Surabaya terbakar di perairan Masalembo

SULBAR99.COM–MAJENE,Kapal Motor Santika Nusantara, tujuan Surabaya-
Balikpapan yang memuat penumpang sebanyak 111 orang,  terbakar di
perairan Masalembo, Jawa Timur, Kamis (22/8/2019) sekitar pukul 20.45 WIB
malam.

Informasi sementara yang diterima SULBAR99.COM, Seluruh penumpang dan awak kapal KM Santika Nusantara yang terbakar di perairan Masalembo, dipastikan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Baca juga  Berkantor di Tenda Darurat, Kapolda Sulbar Tetap Hadiri Pelantikan Kapolri Secara Virtual

“Alhamdulillah semua penumpangnya selamat, api berhasil dipadamkan dan
yang tersisa saat ini tinggal asap tebal. Mesin kapal juga sudah dimatikan total,” kata Kepala Kantor UPP Kelas III Masalembo, Taufikur
Rahman, dihubungi melalui telpon, Jumat (23/8).

Menurut Taufikur Rahman, setelah penumpang berhasil dievakuasi,
langsung dibawa ke daratan pulau Masalembo, dan selanjutnya diberi
pertolongan oleh tim medis dari Puskesmas Masalembo. Dari 111
penumpang, sebagian sudah dievakuasi ke Surabaya, sebagian dievakuasi
ke pulau Masalembo.

Baca juga  Awal 2021, Gus Menteri Minta Visi Misi Calon Kades Mengacu pada SDGs Desa

“Sebanyak 54 orang penumpangnya dievakuasi ke pulaua Masalembo,
termasuk ABK, dan 89 orang dievakuasi ke Surabaya, mereka dibawa oleh
Kapal yang kebetulan saat kejadian ada kapal yang melintas, merekalah
yang menolong. Mengenai posi kapal saat kejadian berada di posisi
Barat Daya sekitar 15 mil dari pulau Masalembo,”sebut Taufikur Rahman.

Baca juga  IFAD Indonesia Kagum Konsep SDGs Desa yang Diterapkan Pembangunan Desa Berkelanjutan

Taufikur Rahman menambahkan, hingga kini pihaknya bersama intansi terkait lainnya masih bersiaga di pelabuhan dan menyiapkan posko penanganan terhadap para korban.

“Kami bersama Polsek, Koramil, Puskesmas dan SROP Masalembo bersiaga di terminal pelabuhan dengan menyiapkan posko, termasuk bantuan mobil ambulans dan tenaga medisnya,”pungkasnya.(Ali)


NASIONAL