Terbaik terbaik

Ketua Komisi I DPRD Majene Napirman Sesalkan Keterlambatan Penyaluran BLT


Ketua komisi I DPRD Kabupaten Majene, Napirman

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE. Ketua komisi I DPRD Kabupaten Majene, Napirman sesalkan lambatnya Pemkab Majene dalam menyalurkan dana bantuan sosial dan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa kepada masyarakat yang terdampak covid-19.

Hal itu diungkapkan Napirman saat dihubungi via telepon, Kamis (30/4/2020). “Kalau kita lihat lambat dari target. Sebelumnya saat rapat dengar pendapat (RDP), tim covid menyampaikan akan diupayakan direalisasi untuk tahap pertama bulan April, sedangkan ini sudah penghujung bulan April, ini belum ada info sampai ke tingkat desa BLT akan dibagikan. Sudah bulan 5 besok,” tuturnya.

Baca juga  Setiap Hari Pasca Gempa, Ketua DPRD Majene Tak Pernah Absen Salurkan Bantuan dan Kunjungi Pengungsi

Dia menambahkan, waktu berkoordinasi dinas Sosial provinsi, adanya keterlambatan penyaluran BLT, baik dari pusat maupun daerah, karena data di setiap kabupaten belum rampung. “Ada perubahan dari waktu ke waktu. Kemudian ada kesimpangsiuran, karena antara informasi dinas sosial provinsi berbeda dengan apa yang disampaikan tim covid daerah, termasuk pengelola keuangan saat RDP,” tambahnya.

Tim covid, lanjut Napirman, menyampaikan akan menanggung Rp 18 Miliar untk dana APBD dari 10 ribu KK, dihitung Rp l,8 juta selama tiga bulan. Sedangkan di provinsi menyampaikan bahwa tidak akan terlalu banyak lagi diakomodir kabupaten dan desa karena sudah sebagian terkaver dalam data BLT di pusat. “Jadi perlu ada pengawasan yang ketat saat pembagian. Perhitungannya sekarang, begini total yang ditanggung oleh desa dari 62 desa kurang lebih 7 ribu KK, yang ditanggung pemda 10 ribu KK. Setelah kita melihat data BLT, ternyata yang dihitung 17 ribu an KKternyata mayoritas terdata di pusat,”urai Napirman.

Baca juga  Anggota DPRD Sulbar Dalif Arsyad Hearing Dialog, Serap Aspirasi Warga
Baca juga  Komisi II DPRD Sulbar Rakor Pelaksanaan Kegiatan TA 2021-2022 dengan OPD Terkait

Jadi, lanjut politisi PKB ini, tidak akan ada yang tidak kebahagian, bahkan anggaran itu akan lebih. “Bisa jadi tidak terbagi semua, karena lebih banyak persiapan dana dibandingkan data. Dinas sosial provinsi menyampaikan bahwa total penerima BLT pusat se Sulbar sebanyak 165.000 KK,” tutup Napirman. (Satriawan)