Kerjasama KPK, Pemkab Majene Gelar Diseminasi Bagi Wajib Pajak


DISEMINASI. Pemkab Majene kerjasama KPK gelar diseminasi bagi wajib pajak. (Foto : Alimukhtar)

SULBAR99.COM-MAJENE, Pemerintah Kabupaten Majene, kerjasama Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui fungsi koordinasi dan supervisi
menyelenggarakan Diseminasi bagi wajib Pajak, Restoran dan tempat
Hiburan, menghadirkan seluruh pengusaha restoran, hotel dan rumah
hiburan di Hotel Villa Bogor, Senin (02/09/2019).

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Majene, Fahmi Massiara dihadiri oleh Ketua Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK, Adliansyah Malik Nasution, Ketua DPRD Majene, Darmansyah, Wakil Ketua
DPRD Hasbina, Kasipidum Kejari Majene, Andi Asben, Kepala Bank Sulselbar wilayah Majene, Akhmad Ridha, Plt. Kepala Bapenda Majene, Jazuli Muchtar.

Baca juga  Wakil Bupati Majene Sebut Pungli Seperti Mahluk Halus dan Mahluk Aneh

Adlinsyah Nasution, Koordinator Wilayah Korsupgah KPK menyatakan, KPK
akan memasang alat pemantau kepatuhan pembayaran pajak di sektor perhotelan, Restoran dan Rumah Bernyanyi yang ada di Majene.

“Intinya kami bukan memantau, tapi mendorong, satu yang saya ingatkan
bahwa uang itu bukanlah uang mereka, tapi uang wajib pajak yang dititipkan mereka untuk memungut pajak yang disetorkan ke Pemda,” kata Adlinsyah, di sela Diseminasi Program Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah Sistem Monitoring Online, di Hotel Villa Bogor Majene, Senin (02/09).

Baca juga  Hari Anti Korupsi, Kejari Majene Harapkan Generasi Milenial Paham Bahaya Korupsi

Aldiansyah juga mengkritisi adanya beberapa pengusaha Restoran dan
Hotel di Majene yang belum maksimal melakukan penyetoran pajak ke
Pemerintah Daerah. Bahkan kata dia, ada beberapa pengusaha Restoran
dan Hotel yang masih sangat minim menyetor pajaknya.

”Nanti melalui alat perekam yang dipasang secara online penerimaan pajak akan termonitor secara transparan dan langsung tersambung ke KPK, Pemda, dan bank daerah pembayaran,”katanya.

Sementara itu Bupati Majene, Fahmi Massiara mengatakan, bahwa dengan
pemasangan alat perekam pajak kepada wajib pajak, yang dilakukan oleh
Pemkab Majene melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah
merupakan bentuk kerja sama dengan pihak Korsupgah KPK.

Baca juga  Bupati dan Sekda Terancam Dipecat, Jika Tetap Pertahankan ASN Mantan Tipikor

“Kerja sama ini dalam upaya mengoptimalkan pendapatan daerah melalui implementasi pembayaran dan pemungutan pajak daerah secara online
system dengan pemasangan alat perekam ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pendapatan daerah, khususnya yang bersumber
dari pajak hotel, restoran, tempat hiburan, dalam mendukung pembiayaan
penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,”ungkapnya. (Ali).


ANTI KORUPSI