Kebocoran Data dan Perlindungan Diskriminatif Negara


Oleh: Putri Wulandari Amd.Keb

Mudahnya ditemukan nomor NIK dan kartu vaksin milik Presiden RI di akun peduli lindungi dan beberapa pejabat lain, menggambarkan kepada publik bahwa betapa lemahnya sistem keamanan data di Negara ini karena data Presiden saja bisa semudah itu bocor apalagi data rakyat biasa, dan lemahnya keamanan data di negeri ini sudah terbukti dengan kasus-kasus sebelumnya yaitu, bocornya data 1,3 juta pengguna aplikasi milik pemerintah electrinic Health Alert Card (eHAC), bocornya data BPJS 279 juta warga Indonesia, bocornya data kependudukan sekitar 2,3 juta warga yang diduga bersumber dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) lengkap dengan NIK, alamat lengkap dan lsin-lain.

Baca juga  Negeriku Darurat Stunting, Khilafah Solusi Penting

Jika data-data jutaan masyarakat yang awalnya sangat pribadi seperti NIK, alamat lengkap sudah telanjang bebas bisa di akses oleh siapa saja dengan sangat mudah, maka bisa saja jutaan pula masyarakat yang akan berpotensi jadi korbannya, karena di zaman ini yang serba sekuler dan kapitalis menjadikan kejatahatan semakin canggih pula dan merajalela. Bisa saja data rakyat yang lengkap dengan NIK dan alamat lengkap digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menipu seseorang dengan identitas palsu, memakai NIK penduduk untuk aksi kejahatan dan aksi terorisme.

Negara harusnya segera bergerak dalam melindungi data pribadi seluruh rakyatnya, bukan malah sebaliknya diskriminasi, hanya data Presiden dan pejabat-pejabat yang langsung di tutup aksesnya oleh Menkes ketika bocor, jangan sampai memunculkan opini di publik bahwa pemerintah pilih-pilih dalam melindungi dan tidak peduli dengan data pribadi rakyatnya, karena jika pemerintak peduli maka seharusnya data rakyat juga langsung segera diutup aksesnya ketika bocor.

Baca juga  KOMUNIS DAN LGBT DIKAJI, SYARIAT ISLAM DIBUNGKAM

Agar kasus ini tidak terulang lagi, negeri ini harus memiliki sistem yang kuat dalam melindungi data rakyatnya dan yang bekerja didalam sistem yang kuat ini pun adalah orang yang amanah dan bertakwa pula. Dan sistem yang kuat dan mulia dalam melindungi rakyat hanyalah sistem Islam.

Baca juga  Khilafah Dinanti Atasi Pandemi

Dan sistem Islam ini hanya akan terwujud jika seluruh rakyat sepakat untuk menjadikan sistem islam sebagai pedoman kehidupan, dan kesepakatan rakyat ini akan bisa didapat apabila setiap individu pikiran dan hatinya ikhlas tunduk kepada pencipta dan bukan kepada hawa nafsu dunia. Bersama-sama memikirkan bagaimana keselamatan individu, rakyat dan negara baik di dunia ini dan sampai di akhirat, dan yang memikirkan keselatan dunia dan kahirat hanyalah Islam kaffah. Semoga Allah SWT memberikan taufiq dan hidayah-Nya bagi kita semuanya kesadaran untuk kembali kepada ajaran Islam yang kaffah, aamiin.

Allahu a’lam bissawab


OPINI