Kebakaran Toko Kosmetik di Bengkulu, Empat Orang Tewas


Kebakaran hebat di sebuah toko kosmetik di Bengkulu. (foto : ist)

SULBAR99NEWS.COM-BENGKULU, Kebakaran minimarket sekaligus toko kosmetik ‘New Khatulistiwa’ di Jalan K. Z. Abidin Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Selasa sekitar pukul 05.30 WIB, menewaskan empat orang.

Kepala Damkar Kota Bengkulu Yuliansyah mengatakan keempat korban yaitu istri, dua anak kecil serta pengasuh.

Pada saat kejadian keempat korban berada di lantai tiga gedung tersebut.

“Kondisi keempat korban sudah tidak dikenali lagi dan saat ditemukan istri dan kedua anaknya sedang berpelukan serta pengasuh mereka berada di depan pintu kamar mandi tak jauh dari anak tangga,” kata Yuliansyah.

Baca juga  Terkait Pelemparan Mobil di Palippis, Kapolsek Segera Lakukan Patroli

Dia menambahkan lamanya proses evakuasi keempat korban disebabkan karena akses jalan masuk kedalam gedung tidak ada.

Adapun akses pintu dalam kondisi kondisi sempit serta gedung tersebut banyak menggunakan tralis dan rolling door.

Baca juga  Eksekusi Tanah di Tammeroddo Tanpa Perlawanan

Korban pertama kali berhasil dievakuasi pada pukul 11.40 dalam kondisi meninggal dunia dan tak berselang lama ketiga korban lainnya berhasil di evakuasi.

Saat ini, jenazah keempatnya telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara.

Empat orang tewas terpanggang saat kebakaran minimarket sekaligus toko kosmetik New Khatulistiwa, Selasa sekitar pukul 05.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut pihaknya menghimbau Yuliansyah kepada para pengusaha khususnya pemilik bangunan yang padat penduduk untuk menyiapkan alat pemadam api seperti hidran dan alat pemadam api ringan.

Baca juga  Camat Malunda Panggil Dua Kades Yang Warganya Tolak Perbaikan Sementara Bendungan Kayuangin

Serta menyiapkan jalur evakuasi sehingga jika terjadi kebakaran kami bisa cepat mengevakuasi korban.

Dalam pemadaman dan evakuasi korban tim pemadam kebakaran dibantu anggota kepolisian, Satpol-PP dan BPBD Kota Bengkulu serta Basarnas Provinsi Bengkulu. (jpnn)