Terbaik terbaik

Kak Seto Sebut PB Djarum Seperti Anak Kecil yang Ngambek


SETO MULYADI

SULBAR99.COM, Keputusan PB Jarum menghentikan audisi bulu tangkis tahun 2020  karena dituding mengeksploitasi anak oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ditanggapi Kak Seto seperti anak kecil yang sedang ngambek, Minggu (8/9/2019).

Dilansir dari Kompas.com, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menanggapi permasalahan tersebut. “Saya melihat ini kok kayak anak kecil yang sedang ngambek,” Ujar kak Seto, sapaan akrab Seto Mulyadi.

Baca juga  Gus Menteri Lantik Sembilan Pimpinan Tinggi Madya Kemendes PDTT, Ini Namanya

Kak Seto menyebutkan bahwa keputusan KPAI hanya menunjukkan peraturan soal larangan eksploitasi anak melalui iklan merek Djarum yang identik dengan rokok, bukan melarang audisinya.

Baca juga  Mundur Sebagai PNS, Said Didu Menjadi Manusia Merdeka

Terkait hal itu, dirinya mempertanyakan keseriusan PB Djarum untuk mencetak bibit unggul bulutangkis. “Kemurnian dan ketulusannya bagaimana untuk membina anak-anak? Kalau serius, tidak perlu menghentikan audisi dengan alasan iklan itu,” ujar Kak Seto.

Kak Seto menambahkan, dibalik audisi yang bersejarah dan menghasilkan pemain-pemain dunia,  terdapat rokok.”Para peserta yang lolos seleksi audis Djarum dan menjadi pemain bulutangkis profesional, nantinya akan timbul kontradiktif,” ujar Pencipta Boneka Komo ini.

Baca juga  Mendes PDTT : 2021, SDGs Desa Akan Mulai Diterapkan ke Desa-desa Seluruh Indonesia

Kak seto kemudian mengumpamakan atlet yang besar dari PB Djarum menganggap berutang budi. “Waduh saya berutang budi pada rokok, waduh, saya harus membeli rokok,” ungkap kak Seto. (Ih)