Terbaik terbaik

Jelang Ramadhan 1441 H, Bupati Majene Pantau Harga Sembako di Pasar Sentral


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Bupati Majene Fahmi Massiara bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Majene memantau kestabilan sembilan bahan pokok (sembako) menjelang bulan suci Ramadhan 1441 H, Selasa (21/4/2020) di Pasar Sentral Majene.

Dalam pantauannya, Bupati Majene Fahmi Massiara melihat beberapa bahan pokok sedikit mengalami kenaikan, terutama lombok besar dan bawang putih. “Alhamdulillah produksi bawang merah masih tetap stabil disebabkan sentra produksi bawang merah yang ada di beberapa titik di Kabupaten Majene sudah panen,” ujar Bupati.

Baca juga  Peduli Warga Terdampak Covid-19, Kodim 1401 Majene Bagi bagi Sembako

Setelah menelusuri beberapa lods dan kios yang ada di dalam pasar, ditemukan beberapa pedagang yang sudah tutup lods maupun kiosnya, ini disebabkan kurangnya pengunjung yang datang ke pasar untuk berbelanja. Namun di depan lods dan kios mereka ditempeli tulisan nomor telepon. Ini salah satu trik pedagang yang mulai melayani dagangan online.

Bupati Majene juga menyambangi beberapa pedagang dan menanyakan omzet penjualannya, rata rata pedagang mengeluh karena kurangnya pembeli selama pandemi Corona-19 ini.

Baca juga  Fahmi : Jangan Biarkan Warga Bolak-Balik ke Kantor Capil

Langkah antisipasi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah menyikapi hal ini, akan dilakukan evaluasi dan monitoring beberapa hari kedepan dan akan dikoordinasikan dengan Dinas Koperindag Majene. “Apakah kita akan melaksanakan operasi pasar atau bagaimana, karena presentasi penjual yang ada sekarang cuma berkisar pada 80% saja yang aktif, dan sisanya sekitar 20% yang mulai lesu,” tambah bupati Majene.

Baca juga  Empat Bulan Insentif Dokter Spesialis di RSUD Majene Belum Terbayarkan

Kedepan, lanjut bupati, para pelaku UMKM ini akan kita berikan keringanan, misalnya penangguhan pembayaran retribusi atau pajak yang bisa saja berlaku sampai tahun depan. ” Atau sekalian pembebasan pembayaran, nanti kita lihat hasil evaluasi selanjutnya yang akan mengambil keputusan langkah apa yang harus kita tempuh dan sesegera mungkin akan kita laksanakan,” tutup bupati Majene. (Ih/rls)