Terbaik terbaik

Itol Saiful Tonra Gelar Sosialisasi Perda Rencana Induk Pembangunan Pariwisata


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Anggota DPRD Sulawesi Barat, Drs. H. Itol Saiful Tonra, MM menggelar pertemuan dengan agenda sosialisasi peraturan daerah provinsi Sulawesi Barat tentang kepariwisataan, di lingkungan Bukku, Kelurahan Banggae, Kecamatan Banggae Timur, Sabtu (01/05/2021).

Sejumlah Tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala lingkungan hadir dalam kegiatan tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Sulbar Itol Saiful Tonra tersebut mengatakan, Sosialisasi peraturan daerah provinsi Sulawesi Barat nomor 1 tahun 2019 mengenai Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan tahun 2018 hingga 2025. Hal itu dilakukan untuk memberikan informasi ke masyarakat tentang diberlakukannya peraturan daerah dua tahun lalu itu, yang penganggarannya pada tahun 2021. “Ini penting kita lakukan, baik pembentukan peraturan daerahnya, begitu juga pelaksanaan kedepannya, mengingat enam kabupaten di Sulbar punya potensi wisata masing masing,”ucap Itol.

Baca juga  Legislator PKB gelar Kuker Sosialisasi Perda Kepariwisataan

Mantan wakil bupati Majene itu menjelaskan, rencana induk pembangunan kepariwisataan provinsi Sulawesi Barat (Ripparprov) merupakan sebuah dokumen perencanaan pembangunan kepariwisataan provinsi Sulawesi Barat. “Ini untuk periode 7 tahun, terhitung sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2025 dan kabupaten Mamasa menjadi pusat kegiatan wilayah promosi untuk kemudian hari bisa ditetapkan menjadi pusat kegiatan wilayah dalam skala provinsi atau beberapa kabupaten/kota,” jelasnya.

Baca juga  Usman Suhuriah : Pilkada Berkualitas Itu Partisipasi Pemilih Lebih Besar

Dalam pembangunan kepariwisataan provinsi, lanjut Itol, tentunya didalamnya mencakup, visi, misi, tujuan, sasaran dan arah pembangunan kepariwisataan. “Visi misalnya, terwujudnya destinasi wisata berkelas dunia, berkelanjutan, berbasis pada potensi kearifan lokal, yang mendorong pembangunan daerah, kesejahteraan masyarakat, juga Misi paling tidak, salah satunya membangun SDM berkualitas, berkepribadian dan berbudaya, “imbuh Itol.

Lanjut mantan kepala Bappeda Majene itu, tujuan, sasaran dan arah pembangunan kepariwisataan provinsi pada prinsipnya peningkatan kualitas, kuantitas destinasi, peningkatan jumlah penerimaan PAD baik wisatawan manca negara begitu puĺa nusantara. Sementara strategi pembangunan pariwisata dalam aspek pengembangan destinasi wisata, kewilayahan, penguatan industri pariwisata, pengembangan dalam aspek kelembagaan dan pemasaran pariwisata juga menjadi kunci penting. “Mewujudkan pariwisata melalui destinasi itu akan mampu menggerakkan perekonomian, bisa melalui investasi, kerjasama antar usaha pariwisata, memperluas lapangan kerja, membangun industri, destinàsi, pemasaran pariwisata secara profesional, efektif dan efesien.” pungkas Itol. (Adv)

Baca juga  Anggota DPRD Sulbar Itol Saiful Tonra Reses di Tande Timur, Masyarakat Umumnya Minta Bibit Bawang