Ingin Nikah, Pria di Pasangkayu Nekad Bobol Rumah Saat Pemilik Sholat Id


Tersangka pembobol rumah warga saat pemilik shalat idul adha.

SULBAR99NEWS.COM-PASANGKAYU – Waka Polres Pasangkayu Kompol Ade Chandra C.Y., S.I.K., M.Sc didampingi Kabag Ops AKP Eduard Steffry Allan Telussa, S.I.K., M.Si, Kasat Reskrim IPTU Ronald Suhartawan Hadipura S.T.K., S.I.K., M.H dan KBO Sat Reskrim IPDA Iss Haryanto serta Kanit Pidum IPDA Firman Sanusi S.H pimpin Release Kasus Curat dengan cara pelaku memasuki rumah Korban yang sementara melaksanakan Sholat Idul Adha 20 Juli 2021 Lalu.

Kasus yang direlease depan Awak Media di ruangan Media Center Polres Pasangkayu menghadirkan Tersangka Lk.B (40 th) yang telah menyatrongi rumah 2 orang korban sejak bulan Maret, Mei dan Juli 2021 yang akhirnya dapat terungkap setelah terpantau CCTV pemilik rumah saat melakukan aksinya tersebut.

Baca juga  Hari Ini, 56 Polisi di Pasangkayu Long March Sejauh 10 KM dengan Beban di Pundak 10 Kg Beras

Dalam rilisnya, Kompol Ade Chandra Menjelaskan, Sat Reskrim Polres Pasangkayu telah menangkap pelaku Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dengan Inisial Lk.B (40 th), Alamat Desa Pedanda II Kecamatan Pedongga Pasangkayu dengan memasuki rumah di saat korban bersama keluarganya sedang melaksanakan Sholat Idul Adha di Mesjid Desa Malei Kecamatan Pedongga, kemudian mengambil uang dan perhiasan berupa cincin emas di dalam rumah tersebut.

Dari keterangan Tersangka, terungkap bahwa pelaku telah melakukan Curat sebanyak tiga kali di dua lokasi pada bulan Maret 2021 di rumah Lk.AR yang mengambil uang sebesar Rp 8,2 juta dan pada bulan Mei dan 20 Juli 2021 tersangka melakukan Kasus serupa di rumah Lk.HL dan mengambil uang sebesar Rp 25 juta dan Rp 7,89 juta serta Cincin Emas. ” Dimana uang hasil kejahatannya digunakan untuk membeli beras, ikan dan selebihnya untuk minum-minum di Cafe, bahkan dipakai membeli HP serta dipakai menikah oleh tersangka,” ungkap Ade Chandra.

Baca juga  Diduga Curi HP, Seorang Mahasiswa di Majene Dibekuk Polisi

IPTU Ronald menambahkan, motif Tersangka melakukan aksi Curat tersebut adalah untuk menguasai barang berharga milik korban dan dipergunakan untuk kepentingan pribadi dengan Modus membuka pengganjal pintu rumah korban kemudian memanjat melalui tembok dan mengambil uang dan barang milik berharga milik korban,” ujarnya.

Baca juga  Parah, Demi Sebungkus Rokok, Pasangan Suami Istri Rela Lakukan Live Sex

Lanjut Ronald, dari tersangka, Penyidik berhasil menyita barang bukti berupa 1 Unit HP Merk Vivo warna biru, 1 buah cincin emas 23 Karat dengan berat 5 Gram dan Uang Tunai sejumlah Rp 7.l,79 juta serta 1 buah Plashdisk berisikan Rekaman CCTV yang diperoleh dari Korban.

“Untuk Tersangka kami sangka dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke 5 KUHPidana Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPIdana dengan Ancaman Hukuman 7 Tahun Penjara dan Tersangka juga merupakan Resedivis Kasus Curat, “Tegas Ronald. (Satriawan)


KRIMINAL