Terbaik terbaik

Dibaca : 57 kali.

Ingin Kuasai Harta, Anak Kandung Tebas Bapaknya Hingga Tewas


Ilustrasi (internet)

SULBAR99NEWS.COM-PASANGKAYU, Di Dusun Tabarodea Desa Dapurang Kec Dapurang Kab. Pasangkayu, seorang anak kandung tega menghabisi nyawa bapaknya karena ingin menguasai hartanya.

Kasat Reskrim Polres Mamuju Utara AKP. Pandu Arief Setiawan, SH, SIK menyebutkan dalam rilisnya, telah terjadi tindak pidana pembunuhan, Rabu, (27/5/2020) sekitar pukul 16:30 WITA.

AKP Pandu mengatakan, korban bernama Caparu (95), jenis kelamin laki-laki, bekerja sebagai petani. “Korban tinggal di Dusun Tabarodea Desa Dapurang Kecamatan Dapurang Kabupaten Pasangkayu,” tambah AKP Pandu.

Mantan Kasatreskrim Polres Majene itu melanjutkan, kronologis kejadian bermula
pada hari Rabu tanggal 27 Mei 2020 sekira pukul 11:00 Wita. Saksi inisial DM (26) meneriaki korban ke rumahnya namun tidak dibalas oleh korban dan pintu rumah korban tertutup namun tidak di gembok. Kemudian sekira pukul 14:00 Wita Saksi DM kembali ke kebun dan melihat pintu rumah korban masih tertutup dan kemudian Saksi DM memarkir motornya di samping rumah korban dan sekira pukul 16:30 Wita saksi DM pulang dari kebunnya dan kemudian mengetuk pintu rumah korban namun tidak direspon. “Saksi DM curiga dan kemudian masuk ke dalam rumah korban dan mendapati korban yang merupakan kakek saksi DM sudah terbaring di depan televisi dalam keadaan meninggal,” tutur AKP Pandu.

Baca juga  Diduga Terusik Suara Motor, Seorang Pemuda Ditikam di Perbukitan Ondongan

Menurut AKP Pandu, pelaku AM (27) alias MM yang berjenis kelamin laki-laki merupakan anak kandung korban. Pelaku sempat tinggal serumah selama tiga hari dengan korban.”Pelaku masuk kerumah korban yang juga merupakan bapak kandung dari pelaku pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2020 sekira pukul 21:30 Wita dan melihat korban sementara duduk di kursi sambil menonton televisi. Pelaku mengambil sebilah parang yang tersimpan di bawah meja di rumah korban dan kemudian memarangi bagian kepala korban dari belakang sebanyak tiga kali dan kemudian pelaku mengambil tas milik korban yang berisikan uang yang di iikatkan di perut korban dan kemudian pelaku pergi meninggalkan rumah korban,” ungkap AKP Pandu.

Baca juga  Diduga Curi HP, Seorang Mahasiswa di Majene Dibekuk Polisi

Polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) yaitu satu bilah parang, satu lembar sarung milik korban, satu lembar baju milik pelaku dan satu lembar celana milik pelaku. “Hasil Visum et Repertum luka pada bagian pelipis sebelah kanan dan luka pada bagian leher belakang sebelah kiri,” ujar AKP Pandu.

Baca juga  Guru Mesin Otomotif dan Guru Bahasa Inggris Bercumbu di Tempat Parkir, Videonya Beredar Luas

AKP Pandu yang pernah mendapat penghargaan dari Polda Sulbar saat menggagalkan upaya seseorang yang mau bunuh diri di Majene melanjutkan, kerugian materiil yaitu uang tunai sekira Rp. 3.500.000. “Korban tinggal bersama dengan pelaku di rumahnya sudah tiga malam, pelaku merupakan anak kandung dari korban dan pelaku melakukan tindak pidana pembunuhan dikarenakan ingin menguasai uang milik korban,” urai AKP Pandu.

Lebih jauh disebutkan, berdasarkan keterangan pelaku bahwa pelaku melakukan pembunuhan pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2020 sekira pukul 21:30 wita. “Pelaku beserta BB saat ini sudah dibawa ke Polsek Sarudu dan selanjutnya akan dibawa ke kantor Polres Mamuju utara untuk proses lebih lanjut,” tutup AKP Pandu. (Satriawan)