Terbaik terbaik

Hearing Dialog, Anggota DPRD Sulbar Itol Saiful Tonra Serap Aspirasi di Galung Timur


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Pada tahap ll masa sidang ke 2, kembali Anggota Komisi II DPRD Sulbar Drs. H. Itol Saiful Tonra, MM temui konstituen melalui hearing dialog untuk dengar dan tampung aspirasi masyarakat, Rabu (05/05/2021) di villa keluarga Itol Saiful Tonra, di Kelurahan Galung Timur, kec. Banggae Timur, Kabupaten Majene.

Sejumlah masyarakat antusias mengikuti kegiatan tersebut, diantaranya adalah tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda.

Itol Saiful Tonra ditengah dominasi masyarakat petani di pertemuan itu mengungkapkan, kegiatan ini kembali mendengar dan menampung aspirasi masyarakat. “Semoga pertemuan di bulan suci ramadhan bertambah berkah, segala urusan dimudahkan, seperti kegiatan hearing dialog kita lakukan saat ini, tidak lain untuk menerima masukan juga informasi, bahkan kritikan sebagai wakil di parlemen. Hal itu wajar sebagai bahan evaluasi ke depan.” ujar Itol.

Baca juga  DPRD Sulbar Gelar Paripurna Penandatanganan KUA dan PPAS 2021

Itol menambahkan, dari informasi masyarakat ini nantinya akan ditampung dan diolah kemudian dirumuskan untuk dimatangkan saat sidang DPRD. “Kembali diingatkan usulan pembangunan layanan publik harus dilihat kewenangannya. Kita segarkan kembali bahwa pembagian kewenangan itu ada tiga, yaitu pusat, provinsi dan kewenangan daerah. Jadi masuk wilayah provinsi itu yang bisa kita upayakan dan maksimalkan,” jelas Itol.

Mantan kepala Bappeda Majene itu melanjutkan, untuk tahun 2020/2021, seluruh dunia mengalami musibah, sebagian dana dialihkan ke covid. Lebih separuh anggaran DPRD diambil covid. “Tahun anggaran 2020 lalu hampir semua serapan aspirasi yang kita formulasi kedalam pokok pikiran terpangkas habis, ini disampaikan untuk mengetahui kondisi riilnya, hal mana kemudian kita berharap yang akan dilakukan, supaya tugas dan fungsi saya sebagai anggota DPRD bisa lebih baik,” ungkapnya.

Baca juga  Salmawati Djamado, Pimpinan Sementara DPRD Majene

Terlihat di sesi dialog perwakilan salah satu masyarakat petani mengatakan, usulan yang disampaikan adalah sifatnya prioritas. Olehnya ketersediaan sarana pertanian dapat membantu hasil pertanian lebih baik. “Berhasil tidaknya masyarakat petani tergantung support dari pemerintah, yang kami maksud tentu dorongan dari sisi bantuan, baik itu pupuk, bibit, pengairan, juga dukungan alat pertanian yang utama,”jelasnya.

Baca juga  DPRD Sulbar Gelar Paripurna Penyerahan LKPJ Gubernur Tahun 2020

Mengapresiasi aspirasi problematika arus bawah, wajib bagi wakil rakyat tanpa adanya sekat atau kepentingan tertentu, ini dikatakan saat politisi senior PDIP menanggapi dan merespon salah satu peserta terkait masih minimnya sarana prasarana pertanian. “Ini masalah dari tahun ketahun selalu terjadi, sudah klasik dan bukan masalah baru. Kita selalu berupaya secara bertahap apa yang menjadi masalah utamanya, ada solusi, agar kehidupan ekonomi petani bisa bertumbuh dengan baik. Harapan saya, ke depan tidak ada lagi usulan lewat proposal salah sasaran,”harap Itol. (Adv-Satriawan)