Ketua Komisi II DPRD Majene Hasriadi Soroti Kinerja Pj Sekda Majene


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE,  Anggota DPRD Majene yang juga Ketua Komisi II, Hasriadi menyoroti kinerja Pj.Sekda Majene, terkait lambatnya penyusuna RKA APBD Majene Tahun 2022 yang hingga kini belum tuntas.

Hasriadi mengatakan, Komisi II DPRD Majene untuk saat ini sedang membahas laporan pertanggungjawaban APBPD tahun 2020 dan terdapat angka yang berbeda sebagimana yang disampaikan Bupati Majene,

“Apakah angka-angka tadi sudah dikoreksi oleh Ketua Tim TAPD, makanya pak Bupati hati-hati membacakan, karena yang bertanggungjawab adalah Ketua Tim TAPD, jadi kalau belum dikoreksi jangan dulu dibacakaan,” ucap Hasriadi, dalam rapat paripurna DPRD Majene, dengan agenda penyerahan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020, Rabu (29/6/2021) malam

Baca juga  Sambut HKG ke-47, TP PKK Majene Bakal Gelar Porseni

Selanjutnyaa kata Hasriadi, bahwa besok tanggal 1 Juli, berdasarkan siklus perencanaan itu sudah pase tahap penyusunan RKA, atau penyusunan RAPBD dan seharusnya RKA sudah rampung.

“Saya ingatkan kepada pemerintah daerah, karena masih setiap hari masuk, para bawahan pak bupati dan wakil bupati, masih terlena eforia kemenangan padahal ada persoalan yang perlu dituntaskan,”tandasnya.

 Olehnya itu lanjut Hasriadi, dalam waktu tujuh hari ia minta kepada pemerintah daerah terkait siklus perencanaan agar segera dituntaskan, karena menurut Hasriadi bulan Juni sudah terlewati dimana KUA belum terselesaikan.

Baca juga  Karhutlah, Kapolsek Pamboang Terjun Langsung Padamkan Api dengan Alat Seadanya

“Sementara sampai saat ini RKPD juga saya belum tahu dimaana rimbanya, RKPD  itu seharusnya bulan Mei sudah tuntas, makanya saya ingatkan kepada pak Bupati karena kalau ini dibiarkan akan menjadi penyakit menular,”ungkapnya.

Hasriadi juga sempat menyinggung Pj Sekda Majene yang seharusnya memberikan masukan, dan banyak-banyak dikonsultasikan, baik ke provinsi maupun ke pusat, terkait perencanaan KUA dan RKPD.

”Saya tidak tau pak Sekda apakah mengerti siklus pemerintahan atau tidak, jangan-jangan pak Gubenur salah memilih orang ke Majene, karena tidak sama asal pilih orang, hebat bicara tapi tidak mengerti perencanaan, ini tugas tim ketua TAPD dalam hal ini Sekda, atau pak Sekda tidak punya teman siapa-siapa,”tegas Hasriadi.    

Baca juga  Lagi, 316 Sertifikat Tanah PTSL Diserahkan Bupati di Totoli, Rangas dan Palipi Soreang

Selain itu, kata Politisi Partai Amanat Nasional itu, menyoroti juga Gubernur Sulawesi Barat yang tidak mengundang anggota DPRD Majene selaku mitra pemerintah,”Saya juga tidak tau Gubernur, padahal DPRD mitranya Bupati, tapi enak saja Gubernur tidak mengundang kita, tapi tidak mengapa, tapi dalam kesempatan ini saya mengingatkan pak Bupati, kapan ini semua terlambat, saya yakin pengesahan APBD 2022 akan terlambat,”pungkasnya. (Ali)


DAERAH