Hari Pertama Operasi Patuh Siamasei, Puluhan Pengendara Terjaring


TILANG. Pengendara yang tidak dapat menunjukkan surat surat kendaraannya seperti SIM dan STNK diberi Tilang. (Foto : Alimukhtar)

SULBAR99.COM-MAJENE, Hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Siamasei
2019, puluhan pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat
terjaring razia, di jalur poros Majene-Mamuju, tepatnya di depan kantor Dinas PUPR Majene, Kamis (29/8/2019).

Pantauan di lokasi razia,  sejumlah pengendara yang terjaring razia
rata-rata melakukan pelanggaran seperti tidak melengkapi surat-surat berkendara, seperti STNK, SIM, Safety belt dan juga tidak menggunakan helm, ada juga beberapa pengendara yang sempat protes, saat akan ditilang petugas, karena melakukan pelanggaran.

Baca juga  Sambut Pilkada Serentak 2020, Disdukcapil Majene Finalisasi Perekaman Keliling e-KTP

Kabag Ops. Polres Majene AKP Ujang Saputra, didampingi Kasat Lantas
Polres Majene, Iptu Muslim Aslim  mengatakan,  pelaksanaan Operasi
Patuh Siamasei pada hari pertama ini, sebanyak 42 pengendara yang
terjaring.

Baca juga  Pencarian Korban Nelayan Hilang di Majene Dihentikan Sementara

“Pelanggarannya yang ditemukan, hampir rata-rata tidak menunjukkan SIM, STNK, tidak menggunakan helm SNI, serta tidak menggunakan safety belt, mereka yang terjaring kita beri tilang, dan sebagian
kendaraannya disita,”ungkap AKP Ujang, Kamis (29/8/2019).

Adapun sasaran dalam Operasi Patuh kali ini adalah, berkendara tidak
menggunakan helm SNI, pengemudi melawan arus, mengendarai sambil
menggunakan handphone, berkendara di bawah pengaruh minuman keras atau
beralkohol, serta pengendara dibawa umur.

Baca juga  Peringati HBA ke-61, Kejaksaan Majene Ziarah ke TMP Mandar

“Operasi Patuh ini akan digelar selama 14 hari dari tanggal 29 Agustus
hingga 11 September 2019. Olehnya itu kami menghimbau kepada seluruh
pengendara, agar melengkapi surat-surat kendaraannya, termasuk SIM dan
STNK,”harapnya.(Ali)


DAERAH