Hari Ini Pasar Murah di Pamboang, Potongan Harga Hingga 75 Persen


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, TPID Majene menggelar pasar murah di Pamboang, Selasa (19/5/2020). Camat Pamboang Albar Mustar yang dihubungi berharap, agar jumlah barang dalam pasar murah ini dapat ditambah.

“Karena warga sangat antusias dalam membeli kupon yang disalurkan. Saat ini yang dibagikan hanya 74 jumlahnya, dan hanya menjangkau dua desa di Kecamatan Pamboang, sementara masih banyak dari Desa yang lain berharap hal yang sama,” imbuh Albar.

Kadis Koperindag Busri Kamedi mengatakan, kegiatan pasar murah merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Diskoperindag Majene yang tergabung dalam TPID Majene. Potongan harga dari Rp 85 ribu turun harga menjadi Rp25 ribu atau potongan harga mencapai 75 persen.

Baca juga  Bupati Majene Ungkap Persoalan Nelayan yang Ingin Pulang dari Malaysia

“Harga yang seharusnya bila di pasaran barang ini seharga Rp. 85.000,- namun untuk Pasar Murah ini hanya dapat ditebus dengan harga Rp. 25.000,- jadi ada potongan sampai Rp. 60.000,- setiap paketnya,” ungkap Busri.

Paket yang dijual, lanjut Busri terdiri dari Beras 5 Kg, Minyak Goreng merk Bimoli 1 Liter, Tepung merk Terigu Gatot Kaca 1 Kg dan Gula Pasir 1 Kg. “Karena terbatasnya anggaran yang tersedia menyebabkan kami tidak dapat memperbanyak stok atau jumlah paket yang dijual,” ujar Busri.

Baca juga  Kabar Baik, Semua OPD di Majene Akan Terapkan Bank Sampah

Sementara Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, apa yang dilakukan hari ini merupakan satu kegiatan dalam rangka berbagi berkah antara Pemerintah Kabupaten Majene dengan warga Majene yang saat ini lebih banyak berdiam diri dirumah, terlebih lagi dalam rangka menghadapi Idhul Fitri 1441 H. “Inilah salah satu upaya dalam meringankan beban masyarakat. Diantara Ibu Ibu yang hadir saat ini, pasti sudah ada yang menerima berbagai bantuan yang sudah ditelorkan oleh Pemerintah, entah itu Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Daerah itu sendiri. Mudah mudahan apa yang dilakukan Pemerintah saat ini dapat menjadi berkah bagi warga di Kec. Pamboang, walau jumlah kupon yg terbagi tidak seberapa jumlahnya,” ujar Bupati.

Baca juga  Kadinsos Mamuju Tepis Pemberitaan Beras Bantuan Tak Layak di Bonehau

Bila diibaratkan seorang pedagang maka tidak ada yang mau jual rugi, namun yang dilakukan Pemerintah saat ini bisa dianggap penjual rugi. Tapi saat ini Pemerintah tidak berfikir untung ruginya, namun yang selalu difikirkan dan diharapkan oleh Bupati Majene adalah bagaimana semua warga Majene tidak ada yang sampai kekurangan, sehingga berbagai upayapun telah dilakukan oleh Pemkab. Majene. (Ih)


DAERAH