Hari Ikan Nasional di Majene, Masyarakat Diminta Gemar Komsumsi Ikan

  • Bagikan

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Majene kembali menggelar Sosialisasi Gerakan Masyarakat Makan Ikan (GEMARIKAN) dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ikan Nasional ke-8 Tingkat Kabupaten Majene yang di pusatkan di Tambak Percontohan Dinas Kelautan & Perikanan Majene Barane, Selasa, 30 Nov 2021.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Majene beserta istri, Sekda, perwakilan Dandim, Kapolres, Kajari, Anggota DPRD, Staf Ahli Bupati, Asisten, Pimp. OPD, Camat Banggae & Camat Banggae Timur dan undangan lainnya.

Panitia kegiatan Furianti menjelaskan, program Gemarikan merupakan Program Nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak tahun 2004. Hal itu dimaksudkan untuk mengkampanyekan akan pentingnya dan manfaat makan ikan sejak dini karena banyaknya kandungan gizi dan sangat penting untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak. “Kegiatan tersebut sebagai upaya dalam menumbuhkan kesadaran Masyarakat dalam meningkatkan konsumsi ikan, yang akan berdampak pada pencegahan stunting,” ucapnya.

Sementara itu Kadis Kelautan dan Perikanan Majene Ir. Hj. Ichwanti menyebutkan, Gemarikan menjadi kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan. “Untuk tahun ini  mengambil tema  “Makan Ikan, Tingkatkan Imunitas Lawan Covid-19, Cegah Stunting” dimana sumber gizi baik mineral, omega tiga pada ikan akan mendukung kekebalan tubuh dalam mencegah berbagai virus masuk kedalam tubuh,” ujarnya.

Maka  sangat tepat menu ikan akan meningkatkan imunitas dalam melawan covid dan mencegah stunting. Ia juga menyebutkan  konsumsi ikan  masih cukup rendah baik dalam skala lokal, sampai  hingga skala nasional. Dibanding negara lain seperti Malaysia,  Singapura dan Jepang, posisi Indonesia masih dibawah. Konsumsi ikan di Malaysia mencapai 70 kg perkapita pertahun,  Singapura 80 kg perkapita pertahun dan Jepang justru kian meningkat yaitu 100 kg perkapita pertahun.

“Kita masih di angka 56 kg/perkapita pertahun dan sangat ironis karena Indonesia merupakan negara maritim dengan luas lautan nomor dua di dunia. Hal ini menjadi tantangan kita, lanjut Ichwanti untuk mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi ikan dalam rangka peningkatan gizi masyarakat khususnya usia dini atau sekolah demi menciptakan penerus bangsa yang berkualitas Unggul, Mandiri dan Religius.

Bupati Majene Andi Achmad Syukri yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, selain berkomitmen dalam mendorong konsumsi ikan di masyarakat, ia juga berharap pengembangan sektor perikanan bisa beriringan.

Potensi tambak yang dikelola Pemda Majene bisa dimaksimalkan karena  2 kali masa panen. Bahkan belum lama ini, ia menerima audience guru besar dan 5 orang Doktor dari Unhas yang siap untuk melakukan pendataan potensi ikan serta melirik potensi “ikan peapi mandar” dalam bentuk kaleng.

Selain itu ada juga informasi dari Polres Majene beber Andi Achamd Syukri ada wacana dari mantan Menteri Perikanan dan kelautan untuk membuat sentra penampungan ikan yang besar di Majene khususnya pengalengan ikan. “Mudah mudahan rencana ini semua bisa terwujud, sesuai dengan harapan kita, ” pungkasnya.

di akhir kegiatan tersebut, juga diberikan paket hasil olahan ikan kepada murid murid sekolah khususnya lokus stunting di dua Kecamatan yaitu Banggae & Banggae Timur. (ih)

  • Bagikan