Harga Cengkeh Anjlok Drastis, Petani Merugi Hingga Ratusan Juta Rupiah


MENJEMUR CENGKEH. Seorang petani cengkeh sedang menjemur cengkeh yang baru saja dipetiknya. Harga cengkeh anjlok, akibatnya petani merugi hingga ratusan juta rupiah ( Foto : Muhammad Akbar)

SULBAR99.COM-MAJENE– Harga Komoditas Cengkeh di Kabupaten Majene anjlok drastis. Akibatnya sejumlah petani cengkeh di Majene mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Patut diketahui, musim panen cengkeh sebelumnya, harga cengkeh perkilogramnya berkisar antara Rp120ribu hingga Rp130ribu. Saat ini harga cengkeh di kalangan petani dihargai sekitar Rp65ribu hingga Rp70ribu perkilogramnya.

Kubar, salah seorang petani cengkeh di Desa Tallambalao Pangaleroang mengungkapkan betapa masyarakat petani saat ini mengalami keadaan yang buruk akibat harga panen cengkeh mereka yang terus mengalami penurunan. Ditemui kamis (27/6/2019) ketika sedang memetik bunga cengkeh, Kubar merasa sedih, sebab pada tahun lalu, dirinya bisa menjual cengkeh kering perkilonya Rp120ribu. “Turun sekali harga pak, Rp70ribu sekarang harga sekilo,” Ujarnya dengan sedih.  Dengan demikian, memperhatikan penurunan harga cengkeh tersebut, harga cengkeh tahun ini mengalami penurunan hingga 50 %. “ Perkilonya kita rugi 50ribu, dikalikan dengan ribuan hingga ratusan ribu kilogram cengkeh milik petani yang ada di Majene, maka kalau ditotal, petani cengkeh di Majene merugi hingga ratusan juta rupiah,” Tambah Kubar seraya mengeringkan cengkeh yang baru saja dipetiknya.

Baca juga  Peduli Warga, PKK Majene Sumbang Korban Kebakaran di Pamboang
Baca juga  MTQ XXXI Malam Ke-2, Tilawah Tuna Netra Hanya Diikuti Satu Peserta

Olehnya itu, Kubar mewakili sejumlah petani cengkeh di Majene berharap kepada Pemerintah Kabupaten Majene khususnya Dinas Perdagangan agar segera melakukan normalisasi harga. Pasalnya, jika keadaan ini tak segera diatasi, sejumlah petani cengkeh terancam gulung tikar akibat biaya produksi lebih banyak dari pada harga pasaran cengkeh. “Kami juga tidak tahu kenapa harga cengkeh bisa tiba-tiba turun sekali,” Kunci Kubar. (AKB)

Baca juga  Resmi, Majene Dapatkan Rekomendasi BIG Terkait Rencana Detail Tata Ruang Perkotaan 2020

Laporan Muhammad Akbar, Editor Idham Munir


DAERAH