Gunakan Ranting Basah, Polisi, Koramil dan warga Sukses Padamkan Api di Pamboang


DAUN KELAPA. Dengan menggunakan ranting basah dan daun kelapa, petugas berhasil padamkan api pada kebakaran lahan di Pamboang. (Ist)

SULBAR99.COM-MAJENE, Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Majene. Kali ini kebakaran lahan terjadi di pegunungan antara desa Tinambung dan desa Bababulo, tepatnya di belakang SMKN 3 Majene, Minggu (18/8/2019). Diperkirakan  lahan yang terbakar seluas 1 hektar. Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti.

Kapolsek Pamboang Iptu Darwis yang dihubungi mengatakan,  kebakaran lahan terjadi sekira pukul 11 siang. Beberapa warga setempat yang sedang menyaksikan lomba gerak jalan di lapangan Betteng Pamboang melihat api menyala di pegunungan. Petugas kepolisian yang dipimpin Kapolsek Pamboang bersama Danramil dan anggota Koramil serta masyarakat setempat langsung menuju lokasi kebakaran untuk segera memadamkan api tersebut. “Dengan menggunakan alat seadanya seperti daun kelapa, ranting pohon yang basah, api berhasil dipadamkan,” ujar Iptu Darwis seraya mengatakan bahwa lahan  yang terbakar diperkirakan seluas 1 hektar. Api berhasil dipadamkan ketika suara masjid berbunyi atau sekira pukul 11.55 waktu setempat.

Baca juga  Kabar Gembira Bagi Nelayan Majene, Ini yang Akan Terjadi
Baca juga  Pesantren Lampoko, Tujuh Ruangan Hangus Dilalap Sijago Merah

Pemadaman api dilakukan secara manual dengan menggunakan alat seadanya, lanjut Kapolsek karena titik kebakaran yang tidak bisa dijangkau oleh Mobil Pemadam kebakaran. Terdapat dua mobil pemadam kebakaran yang tiba dilokasi, namun tak bisa berbuat banyak karena titik kebakaran yang berada di atas gunung tak terjangkau oleh mobil pemadam.

dalam peristiwa kebakaran lahan tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa dan materil sebab lahan yang terbakar adalah lahan tandus. Sementara kekuatan personil yang ikut melakukan pemadaman yaitu dari Polsek Pamboang 10 orang, Koramil 3 orang, pemadam kebakaran 20 orang serta masyarakat 10 orang.

Baca juga  Fahmi : Tantangan Swasembada Pangan Yakni Keterbatasan Lahan Pertanian

Iptu Darwis menghimbau kepada masyarakat agar tertib dalam membuka lahan. “Kami sudah  memasang baligo di setiap desa, agar mencegah kebakaran hutan dan lahan.”Pidananya 15 tahun kurungan dan denda Rp 10 Miliyar,” ujar Iptu darwis. (Ih)


DAERAH