Gadis di Atas Kuda Menari Diantara Ribuan Warga Majene


KUDA MENARI. Kapolres Majene AKBP Asry Effendy berdiri tepat di samping Kuda Menari (Sayyang Pattuqduq)

SULBAR99.COM-MAJENE-Beragam cara dilakukan warga untuk menyemarakkan
HUT Kemerdekaan RI ke-74 tahun 2019, di Majene ribuan warga turun ke
jalan untuk mengambil bagian dalam Karnaval Budaya yang digelar, Rabu (13/8/2019) sore.

Para peserta Karnaval, mulai dari pelajar, instansi pemerintah, hingga ibu-ibu rumah tangga dari setiap lingkungan turut berbaur mengikuti Karnaval Budaya yang digelar Pemerintah Kabupaten Majene, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Baca juga  Pantai Lombo'na Majene, Surga bagi para pecinta Snorkeling

Dari pantauan, beragam pakaian adat nusantara serta kostum berbagai profesi ditampilkan peserta pada karnaval tersebut. Selain itu, sejumlah pelajar putri menggunakan kostum adat Mandar dengan menunggangi kuda menari, atau dalam bahasa Mandar Sayyang Pattuqduq.

Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, karnaval budaya merupakan kegiatan yang penting guna merefleksikan kembali tekad, semangat serta keinginan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan dalam bentuk atraksi sejarah,
keragaman budaya, penampilan program serta hasil pembangunan di Kabupaten Majene.

Baca juga  Keris Usia 700 Tahun Hiasan Emas Dipamer di Assamalewuang

“Ini merupakan sebuah momen untuk menunmbuhkan nilai-nilai tradisi yang ada di daerah, sehingga kita ini tidak monoton di arus globalisasi, tetapi kita bisa mengimbangi dengan muatan kearifan lokal, sehingga nilai Agustusan ini bermakna untuk mengisi pembangunan, pesertanya pun dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, ASN dan sejumlah komunitas dari beberapa lingkungan, bahkan warga sangat antusias menyaksikan karnaval ini,”kata Fahmi Massiara. (Ali)

Baca juga  Besok, Ribuan ASN dan Masyarakat Akan Tumpah ke Jalan. Ini yang Akan Dilakukan

KEBUDAYAAN