Terbaik terbaik

Fatmawati Klarifikasi Terkait Dirumahkannya Tiga Satpam RSUD Majene


Ibu Bupati Majene, Dra. Hj. Fatmawati Fahmi

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Ibu Bupati Majene, Dra. Hj. Fatmawati Fahmi mengklarifikasi pemberitaan dirinya di sebuah media online yang menyebutkan tiga Satpam RSUD Majene dirumahkan karena telah mencegatnya untuk membesuk salah seorang pasien.

Dihubungi via telepon, Sabtu (9/5/2020), ketua TP PKK Majene ini menceritakan peristiwa yang sebenarnya. “Ini keluarga pasien melihat langsung empat orang diloloskan, sehingga dia (keluarga pasien) pukul-pukul meja dan melapor ke pihak RS.Bahkan tidak adilnya ini satpam menurut mereka,” urai Fatmawati.

Baca juga  Lima Tahun Jalankan Aktivitas di Malunda, Pembangunan Mushallah Salafi Disoal MUI

Ketua PMI Majene itu menambahkan, berawal dari aturan yang ditetapkan di RSUD Majene, tidak boleh ada yang bisa masuk membesuk kecuali bupati bersama ibu, wakil bupati bersama ibu dengan forkopimda. “Waktu itu ibu mau besuk ibu mantan (Ny. Darwis), tapi lebih duluan ada empat orang yang diloloskan. Ini satpam dia loloskan masuk semua,” ungkap Fatmawati.

Baca juga  14 PMI Kabupaten, 200 Relawan dan 2 Dokter PMI Berposko di Malunda, Bantu Korban Gempa

Fatmawati kemudian mundur dan masuk kembali ke dalam mobil begitu melihat ada empat orang yang dibiarkan masuk. “Berselang 15 menit baru ibu turun untuk masuk. Pas ibu masuk ada beberapa orang pembesuk dihalangi oleh satpam, termasuk ibu. Makanya keluarga pasien yang lainnya ini mengamuk pukul-pukul meja,” tambahnya.

Baca juga  Alumni'94 SMAN 1 Majene Door to Door Edukasi dan Berbagi Sembako

Karena keluarga pasien ini marah, lanjut Fatmawati, akhirnya pihak RS memanggil satpam, sehingga jatuhlah sangsi dirumahkan selama dua Minggu. “Iya ini semua fitnah hanya secara kebetulan ibu ada di sana,” urai ibu Bupati Majene Fatmawati Fahmi. (Satriawan)