DPRD Sulbar Minta Pemprov Negoisasi Pemilik Tanah Soal Pembebasan Lahan Gedung Farmasi


(Foto : Humas DPRD Sulbar)

SULBAR99NEWS.COM-MAMUJU, Rapat koordinasi terkait Pembebasan Lahan Gedung Farmasi Provinsi Sulawesi Barat berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (12/1/2021).

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Hj. St. Suraidah Suhardi, beberapa anggota DPRD turut hadir diantaranya H. Sukardy Muhammad Noer, H. Firman Argo Waskito, H. Abidin Abdullah, H. Itol Syaiful Tonra, Junsetbudi Bombong, H. Syahrir Hamdani, Irbad Kaimuddin, Andi Salehuddin, Mulyadi Bintaha dan Ambo Intan.

Baca juga  Terkait Pembukaan Lahan Sawit di Bonehau, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Sulbar

Turut pula hadir beberapa kepala OPD terkait, diantaranya Direktur Rumah Sakit Regional, Dinas Perumahan, Biro Hukum, BPKPD, Kadis Dinkes dan Inspektorat Sulbar.

(Foto : Humas DPRD Sulbar)

“Ini sangat penting untuk dirapatkan bersama berdasarkan aturan dari BPK bahwa telah diterimanya RKP dan harus ditindaklanjuti yang dimana pembebasan lahan gedung farmasi ini masih terkatung-katung,” ujar Suraidah.

Baca juga  DPRD Sulbar Minta Dishub Prioritaskan Penyeberangan Feri Mamuju Balikpapan

Sedangkan, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat telah menerima Vaksin dan ini membutuhkan tempat, sedangkan lahannya belum diberikan oleh pihak pertama. “Alasannya belum terbayarkan sehingga kita perlu duduk bersama untuk membicarakan masalah tersebut,” pungkasnya.

Baca juga  Tepis Rasa Takut Lalui Jalan Penuh Lubang, Dalif Arsyad Reses di Puncak Sondong Baruga Dhua

Hasil kesimpulan rapat hari ini, DPRD Provinsi Sulawesi Barat meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk membuka jalur negosiasi kepada pemilik tanah dan meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk menyelesaikan masalah sengketa lahan untuk segera ditindak lanjuti dan disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Barat. (adv-Satriawan)