Terbaik terbaik

Dibaca : 37 kali.

Distribusi Logistik WIZ-MTT Rambah Tanjakan Bukit Harapan, Galung Timur Tapalang


SULBAR99NEWS.COM-MAMUJU – Mobil hijau merapat diantara jejeran tenda-tenda pengungsian di Bukit Harapan. Lokasinya agak menanjak, di sampingnya beberapa rumah tumbang dihantam gempa. Bukit ini berada di Lingkungan Galung Timur, Kelurahan Galung, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Rata-rata warga yang merapat kesana, adalah mereka yang bermukim di daerah pesisir laut, dekat jalan Poros Majene-Mamuju. Selebihnya, adalah warga asli, di lingkungan disana.

Tigar armada berhenti, tepat di depan masjid Al Khuwwat. Bangunannya masih terjaga, karena lokasinya sedikit jauh dari pusat gempa di Malunda. Di tempat ini, semua aktivitas warga berpusat. Mereka membangun tenda-tenda pengungsian, di dekatnya, posko satelit Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) berada.

Baca juga  Cegah Korupsi, Selamatkan Aset Daerah

Direktur Program dan Pemberdayaan Laznas WIZ Ridwan Umar menjelaskan, sebagai komitmen menjaga akidah warga, tim dai di tempatkan di lokasi ini. Sekaligus menjaga, pasokan logistik warga yang masih bermukim.

Jelang adzan zhuhur, tepatnya di RT 4 Lingkungan setempat, puluhan bungkus sembako diturunkan. Sembako yang diantar dari posko induk di Kota Mamuju. Selama kurang lebih sejam perjalanan. Lama, karena dibeberapa titik menuju Tapalang, longsor menghambat laju kendaraan. Logistik yang dibawa, merupakan sembako hasil kolaborasi bersama Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Regional Sulawesi.

Baca juga  Basarnas Masih Terus Mencari Sangging, Nelayan Hilang di Lalliko Polman

Ridwan kembali menuturkan, tak ada kendala berarti ketika melaksanakan pendistribusian. “Alhamdulillah perjalanan armada lancar, sembako-sembako digiring ke pos-pos pengungsian,” ujarnya, Kamis (28/1/2021).

Baca juga  Turut Prihatin, Patmawati Fahmi Kunjungi Korban Kebakaran Teppo

Staf Divisi MTT Regional Sulawesi Kaharuddin Hatta mengaku upaya menyisir posko-posko pengungsian di pinggiran kota Mamuju yang diperkirakan masih sangat membutuhkan bantuan hanya sebagai langkah antisipasi jika sekiranya masih terdapat warga yang belum tersentuh bantuan secara maksimal.

“Saya wakili warga, tidak bisa bilang apa-apa. Hanya Allah yang bisa membalas, terima kasih,” kata Munding, Ketua RT 4, yang membawahi 48 Kepala Keluarga di lokasi pendistribusian. (*)