Bidang Pemasaran Disbudpar Pantau Sejumlah Obyek Wisata di Majene

  • Bagikan

PANTAU. Tim pemantau obyek wisata sedang melakukan tugasnya memantau obyek wisata Mangrove di wilayah Sendana. (Foto: Idham)

Sulbar99.com. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene Bidang Pemasaran melakukan pemantauan terhadap sejumlah obyek wisata yang tersebar di Kabupaten Majene. Hal ini dilakukan untuk memperkuat dan mengakuratkan data terkait sejumlah obyek wisata di Majene, Senin29/4/2019. Rencananya, dalam pemantauan obyek wisata ini akan dilakukan pengambilan data, gambar serta video. Khusus pengambilan gambar, dilaksanakan dengan menggunakan kamera biasa dan kamera drone dengan mendatangkan fotografer yang handal.

Kepala Bidang Pemasaran Alfia Jayanti mengatakan, nantinya gambar dan video yang dihasilkan dari pemantauan ini akan dijadikan sebagai data yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk keperluan bidang pemasaran dalam mempromosikan obyek wisata di Majene.”Foto hasil pemantauan kita gunakan untuk bahan membuat brosur serta buku promosi pariwisata Majene, sedangkan videonya kita akan edit sedemikian rupa sehingga menghasilkan video promosi yang siap edar,”Tandas Alfia Jayanti di ruang kerjanya.

Lebih jauh Kepala Bidang yang berparas cantik ini mengatakan, pada tahun sebelumnya kami juga sudah melakukan hal yang serupa seperti pembuatan brosur dan pembuatan video promosi pariwisata, namun perkembangan obyek wisata di Kabupaten Majene cukup pesat sehingga perlu diperbaharui brosur dan videonya setiap tahun. “Tahun ini saja banyak obyek wisata baru yang bermunculan yang sebagian besar dikelola desa dan swasta,”ujarnya sambil menyebutkan obyek wisata mangrove di Pamboang dan Sendana.

Pemantauan yang dilaksanakan bidang pemasaran ini berlangsung selama kurang lebih seminggu.”Hari ini kita sudah pantau sebagian wilayah Pamboang dan Sendana, besok rencananya wilayah Malunda dan Ulumanda,”Ungkap Alfia dengan semangat. (IM)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *