Terbaik terbaik

Dibaca : 17 kali.

Dinilai Pahlawan Kemanusiaan, Sembilan Staf PKM Lembang Dapat Hadiah Dari Bupati


Siapapun bergotong royong dan bahu membahu dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, semuanya adalah Pahlawan Kemanusiaan

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Setelah kemarin, Selasa 21 April 2020 para staf RSUD Majene mendapatkan bingkisan dari Bupati Majene dan Ibu ketua TP PKK, kali ini giliran petugas PKM Lembang yang juga selama ini bertugas memantau pasien Juniarti dan keluarganya, mendapatkan bingkisan atau apresiasi dari pribadi Bupati Majene dan Ibu, di Rujab Bupati Majene, Rabu, (22/4/2020).

Daftar nama yang mendapat apresiasi yaitu Hamzanah-Kesling, Ernawati-Perawat, Marwani-Perawat, Narti-Bidan, Hardianti-Analis, M. Sahal-Sopir, Risno-Sopir dan Irwinsyah-Perawat.

Terdapat pula Basrul Radi, penyemprot disinfektan yang berani masuk rumah Juniar, Staf BPBD Majene.

Turut serta mendampingi Kepala PKM Lembang dan Juru Bicara Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Majene.

Ketua TP PKK Majene Dra. Hj. Fatmawati Fahmi, MH mengatakan, terima kasih kepada para petugas di PKM Lembang yang beberapa minggu lalu telah melaksanakan tugas mulia ini. “Kali ini kami sekeluarga sengaja mengundang Bapak Ibu untuk bisa diberikan apresiasi,” ujar Fatmawati.

Baca juga  Hamil Tiga Bulan, Warga Campalagian Positif Covid19

Seandainya Bapak Ibu, lanjut Fatmawati, tidak terpatri dalam dirinya yang namanya misi kemanusiaan, tentu akan berat melaksanakan aktivitas pelayanan kepada masyarakat Majene.

“Atas nama kami sekeluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, tugas ini boleh dikata menantang maut, karena tidak semua orang berani melakukan tugas seperti ini, ini adalah betul-betul misi kemanusiaan,” ujar Fatmawati.

Kalian adalah pejuang kemanusiaan. “Sekali lagi saya berharap ini adalah yang pertama dan terakhir melakukan pengantaran dan penjemputan pasien positif,” tutur Fatmawati.

Dan kepada yang bertugas menyemprot disinfektan di rumah Juniar, lanjut Fatmawati, juga merupakan pahlawan yang sangat berani, tidak semua orang mampu lakukan, karena pasti penuh dengan resiko penularan.

Baca juga  Terkait Orang Kedua Positif Covid-19, Dinkes Sulbar Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

“Sesaat lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, semoga Majene bisa tetap berada pada Zona Hijau, dan apa yang kami persembahkan, agar dapat dinikmati bersama segenap keluarganya di rumah,” lanjutnya.

Senada dengan Bupati Majene Dr. H. Fahmi Massiara, MH. Dia menyampaikan atas nama seluruh warga Majene dan atas nama pribadi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk segala pengorbanan dan keikhlasannya.

Bupati Fahmi juga berharap para tenaga medis yang ada di Kabupaten Majene selalu diberi kekuatan dalam menghadapi wabah yang saat ini sudah menewaskan 635 orang di seluruh Indonesia.

“Berjuanglah terus di tempat tugas, dan kepada Kapus Lembang juga diucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya dalam membimbing semua stafnya dalam penanganan Covid-19 ini. Ibu, bapak, dan rekan-rekan telah berjuang turun tangan melayani warga Majene terkhusus melayani “Juniar” dan keluarganya. Perjuangan yang sangat mulia yang penuh tantangan dan resiko. Perjuangan inilah yang menguatkan harapan bahwa Insya Allah kita akan dapat segera melewati masa penuh cobaan ini,”tambah Bupati.

Baca juga  Kluster Pesantren Hasan Yamani Campalagian, 155 Santri Terkonfirmasi Positif Corona dalam Sehari

Bukan hanya petugas di PKM dan RSUD saja yang disebut Pahlawan Kemanusiaan, namun semua lini dari berbagai kalangan masyarakat se Kab. Majene yang telah bergotong royong dan bahu membahu dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, semuanya adalah Pahlawan Kemanusiaan. “Terutama yang secara mandiri di setiap Desa, Kelurahan bahkan sampai ke lingkungan. Tetap solid menjaga wilayah masing masing dari pergerakan manusia yang keluar dan masuk di wilayahnya,” tutup Bupati. (Ih)