Dimulai di Desa Bukit Samang, Tanaman Porang di Majene Dibudidayakan


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Penanaman Perdana Tanaman Porang di Dusun Lambe Lambe, Desa Bukit Samang Kec. Sendana Kab. Majene, Senin, 21 Juni 2021.

Dihadiri Bupati Majene, Kadis. Pertanian, Peternakan & Perkebunan Burhan, S. Pt, MMa, Kadis. Ketahanan Pangan Ir. Hamzah Djamaluddin, Camat Sendana Hj. Harmawati, Kades Bukit Samang dan Off Taker PT. Bumi Gora Inti Sejahtera serta sejumlah Petani.

Kadis. Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Majene Burhan, SPt, M.Ma. mengatakan, hari ini akan melakukan penanaman perdana tanaman porang sekaligus akan menjadi demplot di Majene. “Karena komoditas porang ini merupakan komoditi unggulan atau super prioritas dari Kementerian Pertanian dan selaku naungan dari Kementerian Pertanian, kita harus bersinergi dengan program nasional tersebut,” ujarnya.

Baca juga  Kades Betteng Pilih Kepala Dusun dengan Wawancara, Bukan Pemilihan Langsung

Burhan menjelaskan, Menteri Pertanian menyiapkan anggaran yang cukup besar bagi pengembangan tanaman porang, karena hal ini sudah lama digaungkan namun di Majene baru dapat dilaksanakan.

“Dan untuk mempelajari lebih jauh tentang tanaman porang maka, kamipun melakukan kunjungan lapangan langsung ke pusat tanaman porang di Sidrap bersama Bupati Majene. Seusai kunjungan dari Sidrap, Bupati menyarankan agar kita membuat dahulu demplotnya sebelum masyarakat terjun menanam juga. Penanaman porang ini merupakan perwujudan dari program Revolusi Hijau dalam visi misi MP3,” tambah Burhan.

Lebih jauh mantan Plt. sekda Majene itu mengatakan, ada beberapa jalur yang dapat ditempuh untuk mendapatkan bantuan dari Perbankan melalui Kementerian Pertanian yaitu melalui pola KUR dibawah naungan off taker ataupun dapat juga melalui pola mandiri namun tetap diawasi off taker (Pengusaha).

Baca juga  Hari Pahlawan, Pjs Bupati Majene Ajak ASN Berdoa Agar Covid19 Sirna di Muka Bumi

“Diingatkan kepada para petugas lapang dari Dinas Pertanian dan petani itu sendiri agar hati-hati terhadap off taker, karena disinyalir saat ini banyak off taker yang liar dan tidak resmi dari Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Majene Lukman mengungkapkan, hari ini adalah tindak lanjut perjalanan kita kemarin dari Sidrap, dimana tanaman Porang di Majene masih dianggap barang langka. “Namun bila kita tidak berani mencoba maka tidak akan ada hasil yang kita dapatkan,” ujarnya.

Lukman berharap, setelah melakukan tanaman perdana Porang, diharapkan kedepannya para petani porang nantinya di Majene dapat juga menjadi sejahtera. “Tentu dengan inovasi yang handal, seperti yang kita lakukan hari ini. Bukan berarti tanaman lainnya akan dilupakan, namun semua itu harus tetap seiring sejalan. Apalagi tanaman porang ini dapat menjadi tanaman sela atau tumpang sari,” tegasnya.

Baca juga  13 Desa di Pamboang dan Sendana Tidak Mendapatkan BLT Pemkab Majene

Selanjutnya, Majene akan menanam porang, walau ini sifatnya mandiri namun ini adalah bagian dari Program Dinas Pertanian. “Dan bila disini sudah berhasil tentu akan banyak dikunjungi para petani lainnya untuk dapat belajar, hari ini menanam dan delapan bulan ke depan kita akan memanen, semua butuh kerjasama yang kuat antara Petani – Dinas Pertanian dan Pihak Perusahaan yang menjadi sponsor,” tambahnya. (hms-ih)


DAERAH