Diduga Rugikan Negara Rp 1,1 Miliar, Anggota DPRD Sulbar Ditetapkan Tersangka

  • Bagikan
korupsi di sulbar
Ilustrasi kasus korupsi. (foto: ist)

MAMUJU, Seorang anggota DPRD Sulbar, S, ditetapkan Kejari Mamuju sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi
pengadaan dan pembuatan bibit rehabilitasi hutan di Dinas Kehutanan Sulbar tahun anggara 2019.

Bukan cuma S, mantan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulbar inisial F, juga ditetapkan tersangka dalam kasus yang sama.

Kepada wartawan, Kajari Mamuju Subekhan, SH, MH mengatakan, penetapan tersangka ini dilakukan setelah penyidik tindak pidana Korupsi Kejari Mamuju, menemukan dua alat bukti, salah satunya kerugian negara senilai Rp 1,1 Miliar, pada kegiatan pekerjaan pengadaan dan pembuatan bibit rehabilitasi hutan dan lahan multifungsi program pengendalian daerah aliran sungai dan hutan lindung berbasis pemberdayaan masyarakat pada Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2019, Kamis 19 Oktober 2022.

Dia menyebutkan, Kedua tersangka diduga telah melakukan kerja sama dan bermufakat secara melawan hukum untuk mengatur kegiatan tersebut sehingga merugikan keuangan Negara.

”Setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh tim penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejari Mamuju, pada kegiatan dengan merugikan keuangan negara Rp 1,1 Miliar. Ya ini terjadi diduga ada pemufakatan jahat dan melawan hukum untuk mengatur kegiatan tersebut sehingga merugikan keuangan Negara.” ujar Kajari Mamuju dihadapan sejumlah wartawan.

Kajari juga menyebutkan, kedua tersangka melanggar undang – undang korupsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 UU 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Setelah penetapan ini penyidikan akan segera menjadwalkan Pemanggilan terhadap kedua tersangka tersebut. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *