Desa Sayoang Bakal Dijadikan Sentra Peternakan Kambing di Polman


SULBAR99NEWS.COM-POLMAN, Desa Sayoang Kecamatan Alu akan dijadikan sentra peternakan kambing di kabupaten Polman, untuk memenuhi kebutuhan usaha sate kambing di pulau Jawa yang kebutuhannya perharinya mencapai 15.000 ekor kambing.

Hal itu terungkap saat bupati kabupaten Polman H.Andi Ibrahim Masdar berkunjung ke desa itu, Kamis (23/9/2021).

Bupati Polman dikenal sosok yang suka bercanda dengan masyarakatnya, membuat warga desa Sayoang kecamatan Alu merasa dekat dengan pemimpin yang sangat bijaksana terhadap warganya.

Dalam kunjungan Bupati Polman H. Andi Ibrahim Masdar (AIM) di desa sayoang, disambut hangat dengan warga setempat untuk menyerahkan bantuan aspirasi berupa kambing ke empat desa yang ada di kecamatan Alu.

Baca juga  Peduli Lingkungan, Sekprov Sulbar Tanam Pohon di Depan Kantor BPBD

Sebelum memasuki tempat pertemuaan di kantor desa Sayoang, bupati Polman H.Andi Ibrahim Masdar memantau sekeliling kantor desa dan menyampaikan agar kepala desa dan aparatnya menanami lahan kosong berupa tumbuhan jangka pendek, agar bermanfaat.

Setelah itu, AIM menyapa warganya dengan candaan yang membuat masyarakat yang ada semuanya terhibur dengan canda gurau yang selalu ia lakukan sebelum melakukan kegiatan inti yang dia programkan dalam pekerjaan pemerintahan.

Dalam program pembagian kambing ternak hasil pokok pikiran anggota DPRD kabupaten Polman, yang diperuntukkan empat desa berjumlah 33 ekor dengan rincian Desa Sayoang 11 ekor, desa petoosang 9 ekor, desa Mombi 12 ekor dan desa Saragian 1 ekor.

Baca juga  Dipercaya Pusat, Barru Dijadikan Tuan Rumah Bahas Program Nasional

Pembagian tersebut diserahkan langsung Bupati Polman H.Andi Ibrahim Masdar didampingi kadis Pertanian dan pangan H.Hassara SP. MMA, kepala bidang peternakan, Kepala dinas perhubungan, kasat sappol PP, camat Alu Hamsah Ismail S.Pd, kepala desa sayoang Mas’hut, kepala desa Alu Jelisman dan kepala desa Mombi Yusuf

Bupati Polman H.Andi Ibrahim menyampaikan kepada masyarakat desa sayoang, yang pertama kalinya mendapatkan kambing akan menjadikan desa sayoang sebagai sentra peternakan kambing unggulan di kabupaten Polman. “Insya Allah secara bertahap tahun 2022 sampai 2023, kami akan menambahkan 100 ekor kambing yang dikhususkan di desa sayoang,” ujarnya.

Dalam pemerintahannya yang tersisa dua tahun lagi, Andi Ibrahim mengaku akan lebih memproritaskan masyarakatnya untuk lebih memelihara kambing yang terbilang menguntungkan bagi masyarakat kabupaten Polman.

Baca juga  Sambut HKG ke-47, TP PKK Majene Bakal Gelar Porseni

Andi Ibrahim Masdar menambahkan, kepala bidang Peternakan agar memperhatikan desa Sayoang untuk anggaran tahun 2022 dan 2023, secara bertahap dianggarkan 100 ekor kambing, karena daerah sayoang berpotensi besar menghasilkan kambing yang berkualitas dilihat dari grafik daerah yang suasana dan keadaan iklim yang memungkinkan.

Adapun ternak yang nantinya tidak bisa hamil/mandul (Tamanang/Bhs. Mandar), akan digantikan dengan kambing yang bisa hamil atau berproduksi, agar kambing yang dipilih jadi indukan, bisa menghasilkan atau melahirkan anak kambing lebih dari satu. (Syarifuddin Andi)