Desa Palece Gelar Musdes Pemutakhiran Data SDGs Desa 2021


SULBAR99NEWS.COM-POLMAN, Desa Palece kecamatan limboro kabupaten Polman melaksanakan musyawarah desa penetapan hasil pemutakhiran data SDGs desa tahun anggaran 2021 Dihadiri oleh Semua Tim Pendata SDGs Desa, Anggota BPD, Pemerintah Desa palece, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa,, camat limboro dan Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Palece telah dilaksanakan  MUSDESSUS pada Senin 21 JUNI 2021 Musyawarah Desa khusus  hasil pemutakhiran data desa ini adalah forum musyawarah yang diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), guna memberikan legalitas atas hasil pendataan kewilayahan dan kewargaan lingkup Desa yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa melalui Kelompok Kerja (Pokja) Relawan Pendataan Desa.

Musyawarah Desa khusus hasil pemutakhiran data desa dimaksudkan agar diperoleh data yang valid, objektif, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai landasan utama dalam penyusunan perencanaan pembangunan desa.

Ketua Tim Pokja IRWAN USMAN dalam laporanya menyampaikan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantunya dalam proses pendataan khususnya kepada Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, BPD, Pendamping Lokal Desa serta teristimewa buat semua anggota Pokja Pendataan SDGs Desa.

Baca juga  Kemendes PDTT dan Kemen PPPA Deklarasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Dalam penyampaianya, Laporan Hasil Pendataan SDGs Desa ini disusun berdasarkan tahapan kegiatan sebagai berikut :

1.   Sosialisasi SDGs Desa;

2.   Rapat awal persiapan pendataan SDGs Desa dan Pembentukan Pokja Pendataan dan Pemutakhiran Data SDGs Desa Tahun 2021 melalui Keputusan Kepala Desa;

3.   Pembekalan Pokja Pendataan dan Pemutakhiran Data Desa Tahun 2021;

4.   Registrasi Pokja terdiri atas Admin Desa dan Enumerator;

5.   Pelaksanaan Pendataan SDGs Desa;

6.   Rapat akhir pelaksanaan Pendataan SDGs Desa; dan

7.   Musyawarah Desa Khusus Verifikasi,validasi,analisa, dan menetapkan Hasil pemuktakhiran Pendataan SDGs Desa.

Adapun Hasil pelaksanaan Pendataan SDGs Desa terdiri dari Survey Desa, Survey Rumah Tangga, Survey Keluarga dan Survey Individu dengan Uraian sebagai berikut :

Baca juga  62 Desa di Majene Ikut Sosialisasi Pembudayaan Gemar Membaca

a.   Survey Desa

Jumlah unsur Pemerintah Desa yang telah didata sebanyak 12 (Dua belas) Orang, Jumlahunsur BPD yang telah didata sebanyak 5 (lima) Orang, sertadata : Lokasi Desa, Pemerintahan Desa, Musyawarah Desa, Regulasi, APBDesa, Aset Desa, Layanan, Kerjasama, Lembaga Kemasyarakatan Desa, BUMDesa, Unit Usaha BUMDesa sertaInfrastuktur dan lainnya.

b.  Survey RumahTangga

Jumlah RT yang telah didata sebanyak RT dan RW sebanyak RW, serta data Deskripsi Lokasi, Pengurus RT/RW, Lembaga Ekonomi, Industri, Sarana Ekonomi, Fasilitas Ekonomi, Infrastruktur, Lingkungan, Bencana, Mitigasi Bencana, Sarana Pendidikan, Kesehatan, Kejadian Luar Biasa, Agama/Sosbud, Lembaga Keagamaan, Lembaga Kemasyarakatan, Keamanan, Tindak Kejahatan dan Kegiatan Warga.

c.   Survey Keluarga

Jumlah Keluarga yang telah didata sebanyak 459 (empat ratus lima puluh sembilan ) KK, sertadata Diskripsi Lokasi, Akses Pendidikan, Akses Kesehatan, Akses Tenaga Kesehatan, Akses Sarana Prasarana, dan lain-lain.

jumlah KK yang belum Mempunyai Nomor KK sebanyak : 2 (dua) KK

Baca juga  Ombudsman Sulbar Rapid Assessment Terkait Perangkat Desa di Majene

Jumlah KK yang belum mempunyai NIK sebanyak : 11(sebelas) KK

d.  Survey Individu

Jumlah individu yang telah didata sebanyak 1619 (seribu enam ratus sembilan belas ) jiwa, sertadata Individu, Pekerjaan, Penghasilan, Kesehatan, Disabilitas dan Pendidikan yang dilakukan dengan metode by Name by Address.

Jumlah Individu yang belum mempunyai NIK :6(enam) orang

Masalah dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Pendataan SDGs Desa adalah :

Adanya masyarakat yang tidak memberikan data valid utamanya dari segi penghasilan dan pemeilikan barang/aset pribadi

Berkaitan dengan hal tersebut diatas, maka dibutuhkan rekomendasi tindak lanjut oleh Pemerintah Desa agar kiranya hasil pendataan ini dapat lebih valid dan terukur serta dilakukan pemutakhiran setiap tahun.

Demikian laporan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik di ucapkan terimakasih, pungkasnya dalam sesi penyampaian laporan Tim Pokja. (Syarifuddin Andi)