Cegah Tindak Pidana Perdagangan Orang, Pemkab Majene akan Bentuk Satgas


Kadis. PP PA Majene Hj. Riadyah Zakaria

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Pertemuan Koordinasi dan Kerjasama Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan / Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Majene di Meeting Room Cafe Yumari Labuang Majene, Senin, 13 Desember 2021.

Dihadiri Wakil Bupati Majene, Mewakili Dandim 1401 Majene, Mewakili Kapolres Majene, Perwakilan OPD terkait, Perwakilan Kemenag. Majene, LSM dan Undangan lainnya.

Kadis. PP PA Majene Hj. Riadyah Zakaria mengatakan, pertemuan kali ini akan lebih fokus pada Pembentukan gugus tugas tentang pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), karena sampai saat ini belum pernah terbentuk di Dinas PP PA Kab. Majene.

Baca juga  Mau Tahu Tupoksi Bagian Protokoler Majene?

“TPPO adalah bentuk perbudakan modern dan selalu menguntungkan bagi perekrut atau yang mencari, dan biasanya yang menjadi korban adalah anak-anak dan perempuan, biasanya mereka dijadikan pengemis ataupun PSK,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut Pemerintah Indonesia mengamanatkan untuk membentuk TPPO, bertujuan agar tercipta koordinasi dari Pusat hingga ke Kabupaten dengan kerjasama antara unsur Pemerintah dan non Pemerintah dalam hal ini LSM, selanjutnya akan membantu Pemerintah dalam hal pengendalian TPPO.

Baca juga  Sejumlah Warga Keluhkan Pasar Ikan Dadakan yang Macetkan Jalan Poros Tinambung

“Kedepannya kita berharap agar di Kabupaten Majene tidak terjadi yang namanya Perdagangan orang, baik itu untuk anak anak maupun bagi Perempuan, dengan terbentuknya Gugus Tugas TPPO Majene,” tambahnya.

Sementara Wakil Bupati Majene Arismunandar Kalma dalam sambutannya sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa dirinya sempat mengikuti berita terkait tentang yang namanya perdagangan orang, biasanya yang diperdagangkan itu adalah pakaian, makanan dsb, namun sekarang sudah ada juga yang namanya Perdagangan Orang dan lebih utama yang menjadi korban adalah Anak anak dan Perempuan.

Baca juga  Vaksin Anak 6-11 Tahun. Menolak dan Menangis Saat Disuntik. Dr. Rakhmat: Respon yang Wajar

“Kita berharap bahwa di Indonesia khususnya di Majene akan bebas dari yang namanya TPPO, karena kondisi geografis kita cukup rentan dengan yang namanya perdagangan orang, maka wajarlah bila saat ini kita sama sama membentuk Tim Gugus Tugas TPPO Kab. Majene, yang akan menjadi tulang punggung dalam mencegah terjadinya perdagangan orang di Kab. Majene, tentu akan melalui SK Bupati Majene,” pungkasnya. (ih)